Home  / 
Celtic Room Medan; Komunitasnya Para Pegiat Musik Irlandia
Senin, 5 Februari 2018 | 18:05:20
Medan (SIB) -Setiap orang memiliki kesukaan dan hobi masing-masing. Ada yang hobi berpetualang, memasak, menulis, membaca, berenang dan ada pula yang menyukai dunia seni seperti sastra, rupa dan musik.

Di Kota Medan juga sudah banyak orang dengan kesukaan dan hobi sama yang kemudian sering berkumpul dan membentuk sebuah perkumpulan atau  komunitas, seperti halnya Celtic Room Medan, yang terbentuk sejak Mei 2016 lalu. Celtic Room adalah sebuah komunitas penggiat musik Irish yakni sebuah genre musik tradisional dari negeri Irlandia.

Hadi Irawan yang merupakan founder dari Celtic Room Medan bercerita, awalnya ia bertemu orang-orang yang menyukai genre musik yang sama yaitu Irish. Hingga kemudian untuk mempertemukan orang-orang dengan kesukaan yang sama tersebut ia mendirikan komunitas itu. Penamaan Celtic sendiri merupakan suku bangsa yang mendiami negeri Irlandia

Menurut Hadi, banyak orang yang menyukai alunan genre Irish tapi kebanyakan tidak sadar bahwa itu merupakan bagian dari Irish seperti misalnya soundtrack dalam film Titanic maupun film The Lord of the Rings. Irish memiliki ciri khas tersendiri yakni biasanya digunakan untuk bersenang-senang karena genre musiknya yang bahagia karenanya tak heran jika Celtic Room merupakan salah satu komunitas yang diciptakan untuk kesenangan, sekaligus melepas penat saat telah lelah beraktivitas seharian. "Hobi itu kan dikerjain buat senang-senang, karena itu lah ada Celtic Room," ungkap Hadi.

Celtic Room Medan pun mendapatkan dukungan khusus dari Celtic Room di Jakarta, tanggapan positif tentunya diberikan begitu pun dengan dukungan berupa bahan-bahan dan materi lagunya agar Celtic Room Medan tidak stag sehingga bisa berkembang menjadi lebih baik ke depannya.

Dalam seminggu Celtic Room biasanya melakukan latihan satu kali saja yaitu setiap Hari Minggu jam 09.00 pagi di Lapangan Merdeka, Medan. Komunitas yang sudah terbentuk beberapa bulan ini nyatanya mendapatkan sambutan baik terlihat dari orang-orang yang berminat dan ingin bergabung di dalamnya kini sudah berjumlah 12 orang dan tediri dari beberapa pekerja, mahasiswa dan siswa. "Siapa pun boleh gabung di Celtic Room, ya terbuka untuk umum," cerita Hadi.

Menurutnya, setiap orang yang ingin bergabung merupakan orang-orang yang menyukai Irish Music dan pandai memainkan alat musik seperti biola, bagpipe, gitar, mandolin, maupun accordion. Sebelum melakukan pertemuan, Hadi selaku ketua biasanya memberikan bahan-bahan terlebih dahulu melalui grup di sosial media yang kemudian bisa dipraktikkan pada pertemuan berikutnya, namun jika terdapat salah seorang anggota yang tidak bisa maka mereka akan saling berbagi agar kompak dalam memainkannya.

Menariknya, ketika berkumpul dan sama-sama menciptakan sebuah musik yang mengagumkan Celtic Room seolah menjadi seni pertunjukkan yang membuat orang-orang yang tercengang terlihat dari penonton yang tak sungkan berhenti menyaksikan penampilan mereka, misalnya saja saat sedang latihan di Lapangan Merdeka maupun ketika mengisi acara.

"Kemarin kita sempat bikin rusuh, seru-seruan lah waktu di acara Piknik Heritage dan itu luar biasa respon penontonnya, ya bahagia memang kayak gitu sama Celtic Room," sambungnya. Ya, selain untuk mengasah kemampuan seni musik menjadi lebih baik, Celtic Room memang sengaja diciptakan untuk membuat orang-orang bersenang-senang karena menurut Hadi tidak sedikit orang yang sudah lupa bagaimana caranya bahagia. 

Nah, bagi konkawan Cerita Medan yang menyukai Irish music dan ingin memperdalam kemampuan bermain musik, yuk gabung aja dengan Celtic Room Medan, konkawan bisa langsung datang ke Lapangan Merdeka setiap Hari Minggu jam 09.00 pagi dan menghubungi Bagus Prakasa untuk join melalui akun Line : bprakasa. (komunita.id/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU