Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Komunitas Star Pink Gelar Seminar di RS Haji
Kaum Pria Ternyata Bisa Dapat Terserang Kanker Payudara
Senin, 18 September 2017 | 20:56:43
Medan (SIB) -Star Pink adalah komunitas sosial yang bertujuan memberi dukungan bagi penderita kanker payudara. Kegiatan berupa seminar ini berlangsung satu hari di Ruang Pertemuan Diklat RSU Haji Provsu, Rabu (13/9).

Ketua Star Pink Medan, dr Diah Retno W Ningtyas MH mengatakan, komunitas ini bertekad mengukuhkan diri sebagai barisan terdepan sebagai penyemangat atau motivator kepada penderita kanker payudara sehingga para penderita tidak merasa sendiri.

Saat ini Star Pink Medan telah memiliki rumah singgah gratis bagi para penderita kanker payudara dari keluarga ekonomi  kurang mampu dan berasal dari luar Kota Medan, sehingga tidak sulit lagi mendapatkan tempat penginapan dalam rangka keperluan berobat.

Rumah singgah ini beralamat di Komplek Taman Alamanda Indah Blok B No 44 Medan Selayang yang direncanakan dapat dilaunching pada Oktober 2017, bertepatan dengan Hari Kanker se Dunia. "Kegiatan seminar ini dirangkai dengan kegiatan bakti sosial berupa bazar yang keuntungannya akan disumbangkan kepada para penderita kanker payudara," kata dr Diah.

Star Pink siap berkolaborasi dengan pihak-pihak manapun asalkan itu bertujuan baik, apalagi dapat memberikan kemaslahatan yang besar bagi masyarakat khususnya bagi para penderita kanker payudara di Sumut.

Narasumber acara itu dr Dewi Fibrini SpBP-RE menjelaskan ada begitu banyak kemungkinan penyebab kanker payudara. Yang dapat dilakukan adalah memerhatikan sejumlah faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara dan selalu waspada dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap payudara untuk deteksi dini adanya kanker. Untuk itu strategi yang paling tepat adalah lebih baik mencegah daripada mengobati.

Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. Kaum pria juga bisa terserang kanker payudara, walaupun kemungkinan lebih kecil dari 1 di antara 1000. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.

Peserta seminar terdiri dari para profesi medis dan keperawatan, aktivis peduli kanker, mahasiswa berbagai kesehatan, penderita kanker payudara dan masyarakat lainnya. (A17/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jelang Tengah Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Istana
Bertemu 4 GM PLN Sumut, Gubsu Optimis Tol Listrik Sumbagut-Sumsel Selesai Akhir 2017
Kini Ganti Paspor Cukup Bawa e-KTP dan Paspor Lama
Kasus e-KTP, Andi Narogong Disebut Gonta-ganti Mobil hingga 23 Kali
RI Promosi Investasi Danau Toba Senilai Rp 21 Miliar di Inggris
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU