Home  / 
Pasien Asal Indonesia Akui RS di Penang Miliki Banyak Keunggulan
Lebih 70 Persen Pasien yang Berobat di Penang Berasal dari Indonesia
Minggu, 26 Agustus 2018 | 12:40:03
SIB/Dok
FOTO BERSAMA : Konsul Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang Malaysia, Osrinikita Zubhana (tengah) berfoto bersama dengan pengurus PWI Sergai masing- masig, Anwar Siregar, Robert Banjarnahor, Iwan Syahputra Pane dan Muklis Siregar di depan kantor Konjen RI di Penang, Rabu (15/8).
Sergai (SIB) -Pulau Pinang atau yang dikenal dengan Penang adalah salah satu pulau di Malaysia dengan ibu kotanya Georgetown. Sejak beberapa tahun terakhir, Penang menjadi terkenal. Banyak pasien berasal dari Indonesia memilih berobat ke sejumlah Rumah Sakit (RS) yang ada di daerah ini. Tercatat, lebih dari 70 persen pasien yang berobat di Penang berasal dari Indonesia.

Mengapa warga Indonesia terutama dari Medan banyak yang berobat ke Penang? Sejumlah pasien asal Indonesia yang ditemui SIB di RS Lam Wah Ehh Pulau Pinang dan beberapa RS lainnya mengatakan, RS di Penang memiliki banyak keunggulan dan lebih profesional dibandingkan RS yang ada di Indonesia seperti pendeteksian penyakit lebih akurat dengan hasil yang lebih cepat, pelayanan para medis lebih baik, obat yang diberikan selalu cocok, peralatan yang digunakan lebih mutakhir dengan harga perobatan lebih murah, jadwal dokter jelas, selalu mulai dan selesai tepat waktu dan para dokter secara umum memiliki kualifikasi internasional.

Di Pulau yang berada di Barat Laut Malaysia ini terdapat pula beberapa RS terkemuka yang cukup dikenal melayani beragam penyakit dan banyak dikunjungi pasien asal Indonesia di antaranya, Penang Adventist Hospital, RS Lam Wah Ee, Island Hospital, Pantai Hospital, RS Gleneagles, RS Mount Miriam. Setiap harinya ada saja warga Indonesia yang berobat  di RS tersebut terutama yang berasal dari Kota Medan. Warga yang datang berobat ke Pulau Penang juga dengan mudah mendapatkan tempat tinggal yang dekat dengan setiap lokasi rumah sakit. Di sana banyak tersedia penginapan berupa apartemen maupun rumah-rumah sewa dengan harga yang terjangkau. Seperti di salah satu apartemen dekat dengan RS Lam Wah Ee hanya berkisar 50-60 RM atau sekitar Rp 160 ribu - 180 ribu/malam.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang Malaysia melalui Konsul Osrinikita Zubhana saat menerima lawatan pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (15/8), di kantor KJRI membenarkan banyak wisatawan medis asal Indonesia yang berkunjung ke Penang.

Menurutnya, lebih 70 persen yang datang berobat ke Penang berasal dari Indonesia dan mereka didominasi warga Medan. Untuk memudahkan kedatangan pasien, setiap RS di Penang yang mau dikunjungi memiliki perwakilan di Indonesia termasuk di Medan. "Jadi, dengan adanya perwakilan RS di setiap daerah di Indonesia, menjadi sangat memudahkan bagi pasien  yang ingin berobat ke Penang," ungkap Osrinikita.

Soal Penang menjadi salah satu tujuan wisata medis, perempuan asal Bengkulu ini mengemukakan hal yang sama dengan pengakuan pasien yang ditemui sebelumnya. Dikatakan, pelayanan medis di RS Penang lebih cepat dengan hasil lebih akurat. Lalu faktor tenaga medis seperti dokter dimana pasien dapat menghabiskan waktu berobatnya sampai selesai tidak bertele-tele. Di samping itu, dokter tidak boleh bertugas di lebih dari 1 rumah sakit. Jadi, pasien lebih mudah menjumpai dokter. Kemudian faktor alat kesehatan yang lebih memadai serta jarak yang cukup dekat yang hanya menempuh waktu sekitar 45 menit dari Medan.

Menjawab wartawan upaya yang harus dilakukan agar pasien Indonesia dapat lebih meyakini pelayanan medis di negaranya sendiri, Osrinikita Zubhana berpendapat penyedia pelayanan medis di Indonesia harus terus memperbaiki diri, baik para medis maupun RS-nya. Sebenarnya, menurut dia, dokter Indonesia tidak kalah pintarnya dengan dokter yang ada di luar negeri seperti Penang. Kemudian, kalau masyarakat kita mau berobat, pola pikirnya juga jangan ke luar negeri saja, ujarnya menutup. (C-08/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU