Home  / 
Ikan vs Susu, Mana yang Lebih Sehat?
Minggu, 5 November 2017 | 16:49:21
Jakarta (SIB) -Program usulan dari Prabowo Subianto Ketua Umum Gerindra yakni Revolusi Putih menuai kontroversi. Program yang bertujuan untuk memenuhi asupan protein pada anak-anak di Jakarta dengan segelas susu ternyata malah memancing reaksi berbeda dari berbagai kalangan karena merasa ikan lebih baik dari segi nutrisi.

Guru Besar Ilmu Gizi di Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof dr Hardinsyah, MS, Jumat (27/10) menyampaikan pendapatnya terkait komparasi kedua sumber protein tersebut.

Dijelaskan oleh Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia ini, masing-masing dari ikan atau susu punya keunggulannya tersendiri. Keduanya pun masuk dalam panduan gizi seimbang yang digagaskan oleh Kementerian Kesehatan.

"Cuma kalau protein ikan memang lebih tinggi dari susu. Sedangkan kalau susu sendiri kaya vitamin B6 dan B12, mineral dan kalsium," ujar Prof Hardinsyah.

Jika ingin memenuhi sumber protein dari ikan, Prof Hardinsyah mengingatkan untuk memilih jenis ikan yang segar. Keunggulan lainnya memakan ikan juga terdapat berbagai jenis ikan, sehingga apabila Anda memiliki alergi pada salah satu jenisnya dapat beralih ke jenis ikan yang lain.

Akan tetapi, susu juga punya keunggulan yang tidak bisa diabaikan. Selain kaya vitamin B6 dan B12, mineral, serta kalsium, susu juga memiliki kandungan asam folat yang baik.

Yang terpenting, Prof Hardinsyah lebih menekankan bukan berarti Anda hanya mengonsumsi protein dari satu sumber protein saja. Prinsip gizi seimbang dengan memakan makanan bervariasi lebih dianjurkan oleh lulusan University of Queensland tersebut.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof Dr dr Nila F. Moeloek, SpM(K) mengatakan, sumber protein tidak hanya berasal dari susu, ikan pun adalah sumber protein yang cukup baik.

Ahli gizi Rita Ramayulis, DCN, MKes menyebutkan, keduanya adalah sumber protein yang baik yang tidak bisa dipisahkan untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi seimbang.

"Kalau protein sama saja. Satu potong ikan bisa digantikan dengan satu saji susu, begitu sebaliknya," ujarnya, Jumat (27/10).

Selain protein, susu juga kaya akan kalsium yang baik untuk kesehatan tulang. Sedangkan ikan mengandung asam lemak esensial tinggi seperti EPA (Asam Eikosapentaenoat) dan DHA (Asam Dokosaheksaeoat) yang sangat penting untuk fisiologis.

"Kalau anak dikasih makan ikan terus-terusan ya bisa kekurangan kalsium, karena ikan kalsiumnya rendah. Kalau dikasih susu doang terus-terusan ya anak bisa kebanyakan kalsium, kalsium berlebihan bisa berbahaya bagi ginjal," jelas Rita.

Maka dari itu, Rita menegaskan bahwa keduanya sangat penting dikonsumsi untuk memenuhi keseimbangan gizi bagi kesehatan tubuh.

"Kita tidak pernah mendewa-dewakan mereka (susu dan ikan). Susu dan ikan berada di tempat yang sama," pungkasnya. (detikHealth/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU