Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Kebanyakan Makan Jengkol, Risikonya Gagal Ginjal Hingga Kematian
Minggu, 22 Oktober 2017 | 14:31:48
Agar tidak keracunan usai makan jengkol, sebaiknya minum air putih yang banyak.
Jakarta (SIB) -Kasus kematian empat orang di Cipayung, Jakarta Timur, yang tewas karena mengoplos minuman keras (miras) dengan jengkol, ternyata terlalu banyak makan jengkol memang bisa sebabkan efek kejengkolan atau keracunan asam jengkolat (jengkolic acid).

Asam jengkolat ini lebih jauh bisa mengendap menjadi kristal di ginjal maupun di saluran kencing. Efeknya antara lain nyeri saat kencing dan bisa memicu mual muntah serta nyeri di sekitar perut.

Ahli pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo, dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengatakan bahwa efek kejengkolan yang mengganggu sistem ginjal berbahaya bagi kesehatan seseorang.

"Jengkol itu ada komponen asam jengkolat yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh," ujarnya, Jumat (13/10).

Ginjal lah yang berperan untuk mengeluarkan asam jengkolat tersebut. Namun, ginjal juga memiliki batas kapasitas tersendiri untuk mengeluarkan zat-zat tidak berguna dari dalam tubuh.

Jika terlalu banyak mengonsumsi jengkol, tandanya asam jengkolat yang masuk ke tubuh pun akan lebih banyak. Maka dari itu dapat membuat ginjal tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

"Gangguan terjadi pada proses pembuangannya itu (asam jengkolat). Ginjal tidak bisa mengeluarkan asam jengkolat tersebut. Karena itu, ginjal bisa gagal atau disebut gagal ginjal," jelas dr Ari.

Ketika ginjal gagal memerankan fungsinya, maka akan terjadi gangguan elektrolit, pembengkakan pada ginjal, bahkan sebabkan kematian apabila tidak segera ditangani oleh ahlinya.

Oleh karena itu, dr Ari Fahrial  sangat menganjurkan untuk mengonsumsi banyak air setelah makan jengkol. Bukan dengan miras seperti kasus di atas.

"Yang penting minum air putih yang banyak agar (asam jengkolat) tidak sempat mengkristal," katanya.

Dengan memperbanyak konsumsi air, asam jengkolat yang ada di ginjal pun bisa keluar melalui urine sehingga terhindar dari gagalnya fungsi ginjal tersebut.

Selain itu, dr Ari juga menyarankan agar tidak menahan buang air kecil agar racun yang ada dalam asam jengkolat bisa cepat keluar dari tubuh.

Kencing Berdarah
dr Anna Maurina, SpGK, dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengatakan kandungan asam jengkolat (jengkolic acid) pada jengkol yang jadi sumber masalah. Disebut 'djenkolism', gejala awal yang bisa dirasakan seseorang ketika keracunan jengkol adalah mual, muntah, dan nyeri perut.

"Memang itu sifatnya individual, artinya adalah tidak serta merta misal seseorang makan 10 buah jengkol itu menyebabkan efek yang sama pada orang lain yang juga makan 10 buah jengkol," kata dr Anna, Kamis (19/10).

Ketika asam jengkolat menumpuk terlalu banyak dalam tubuh ia bisa mengkristal dan menyumbat saluran urine. Bila dibiarkan lama-lama kristal tersebut bisa melukai saluran menyebabkan pendarahan yang mungkin terlihat di urine.

Menurut dr Anna efek dari keracunan jengkol yang paling patut diwaspadai adalah kegagalan ginjal akut.

"Jadi efeknya itu yang memang ditakutkan adalah gagal ginjal akut atau GGA. Di mana pada tahap awal akan merasakan mual, muntah, nyeri perut, kemudian rasa tidak enak dan bahkan mungkin bisa urinnya berwarna merah karena berdarah. Nah itu biasanya dilakukan rawat inap," kata dr Anna.

"Kalau sudah tahap akhir sampai pipisnya sedikit kemudian sampai enggak bisa pipis itu kan sebenarnya sudah ada gangguan fungsi ginjal. Artinya ginjal itu sudah tidak mampu lagi untuk mengeluarkan urin dan dia memang harus dirawat di rumah sakit," pungkasnya. (detikHealth/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepala LAN RI Dr Adi Suryanto MSi : PP No 11/2017, Membawa Transformasi Baru Terhadap Tata Kelola ASN
Lemhannas Minta Pemerintah Perluas Kewenangan UKP Pancasila
Benny Pasaribu: Untuk Memenuhi KEJ, Wartawan Indonesia Perlu Memahami Norma Keagamaan
Gubsu Ajak Semua Elemen Dukung Pelestarian Hutan Tropis
Dalang Pembunuh Massal Top AS Charles Manson Meninggal
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU