Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Paparan Stres pada Pengguna Medsos Tingkatkan Risiko Infeksi Pernapasan
Minggu, 22 Oktober 2017 | 14:30:53
SIB/GettyImages/Chris Jackson
Bermain Facebook terlalu berlebihan bisa menimbulkan masalah kesehatan juga lho.
Jakarta (SIB) -Postingan tentang kebencian, berita hoax yang disebarkan secara tidak bertanggung jawab, status atau foto orang lain yang membuat kita iri dengki di media sosial seperti Facebook, tanpa disadari bisa membuat kita rentan sakit, khususnya terkena infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Hal ini seperti yang diungkapkan penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Computers in Human Behavior. Peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki lebih banyak teman atau pengikut di Facebook, memiliki kondisi kesehatan yang kurang.

"Pengguna medsos yang menunjukkan kegusaran pada lingkungan di Facebook mereka terkait dengan seringnya mereka membuka Facebook setiap hari.
Kegusaran ini juga berhubungan dengan kondisi kesehatan yang kurang baik," tulis peneliti dalam jurnal mereka, yang dikutip dari Medicaldaily.

Pengguna Facebook yang sering merasa gusar atau gelisah tersebut dapat diketahui jika mereka menghabiskan banyak waktu untuk berpikir mengapa seseorang tidak cepat merespons komentarnya, mereka menggunakan medsos untuk menghindari interaksi langsung, dan sering mempertanyakan apakah orang yang meninggalkan komen di postingan mereka serius atau bercanda.

Paparan pada stres yang kronis bisa menekan sistem imun, sehingga meningkatkan kemungkinan infeksi. Kegelisahan yang dipicu penggunaan media sosial dan kecemasan bisa memicu stres kronis yang meningkatkan risiko masalah kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan atas, alergi, dan masalah autoimun.

Studi sebelumnya juga menemukan bahwa Facebook meningkatkan level kegelisahan penggunanya dengan membuat mereka lebih khawati dan stres. Peneliti percaya bahwa ini karena media sosial menyediakan postingan terbaru secara konstan. Dari sana ditemukan dua pertiga pengguna Facebook mulai mengembangkan kesulitan tidur. (detikHealth/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepala LAN RI Dr Adi Suryanto MSi : PP No 11/2017, Membawa Transformasi Baru Terhadap Tata Kelola ASN
Lemhannas Minta Pemerintah Perluas Kewenangan UKP Pancasila
Benny Pasaribu: Untuk Memenuhi KEJ, Wartawan Indonesia Perlu Memahami Norma Keagamaan
Gubsu Ajak Semua Elemen Dukung Pelestarian Hutan Tropis
Dalang Pembunuh Massal Top AS Charles Manson Meninggal
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU