Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Jangan Salah, Kotoran Telinga Ternyata Juga Bermanfaat
Minggu, 3 September 2017 | 20:51:00
Jakarta (SIB) -Munculnya kotoran pada telinga merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, keberadaannya sering disepelekan oleh beberapa orang karena menganggapnya sebagai 'limbah'. Padahal kotoran telinga bukan hanya sekadar limbah.

Menanggapi hal ini, dr Agus Subagio, SpTHT mengatakan, kotoran telinga merupakan bagian atau hasil dari kelenjar pada telinga yang wajar terjadi. Pada umumnya, kotoran telinga tersebut terjadi di sepertiga liang telinga.


"Kotoran telinga sama seperti kita berkeringat saja. Nah, kalau di liang telinga biasanya namanya serumen dan memiliki manfaat," ucap dr Agus baru-baru ini.
Lebih lanjut, dr Agus mengatakan, manfaat yang diperoleh ketika telinga memiliki serumen adalah telinga akan menjadi tidak kering sehingga mengurangi risiko lecet. Selain itu, telinga juga akan terhindar dari tumbuhnya jamur, bakteri dan juga risiko masuknya serangga.

"Kalau pada orang yang suka korek-korek telinga dan kelenjarnya kurang itu bisa lecet telinganya. Selain itu, kelenjar juga mencegah tubuhnya jamur, bakteri dan binatang kecil pun nggak mau (masuk)," sambung dokter yang praktik di RS Pondok Indah Puri Indah itu.

Dihubungi beberapa waktu lalu, dr Darnila Fachruddin, Sp.THT, dari RS THT Bedah Prof Nizar juga mengatakan bahwa serumen pada telinga dapat melindungi liang telinga. Misalnya seperti menangkap debu dan serangga yang masuk.

"Getah ini diproduksi oleh kelenjar-kelenjar yang ada di liang telinga dan tentu saja diciptakannya getah tersebut pasti ada kegunaannya, getah ini berfungsi sebagai perlindungan pada liang telinga. Dia akan menangkap misalnya debu-debu halus dan serangga," pungkas dr Darlina. (detikhealth/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jelang Tengah Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Istana
Bertemu 4 GM PLN Sumut, Gubsu Optimis Tol Listrik Sumbagut-Sumsel Selesai Akhir 2017
Kini Ganti Paspor Cukup Bawa e-KTP dan Paspor Lama
Kasus e-KTP, Andi Narogong Disebut Gonta-ganti Mobil hingga 23 Kali
RI Promosi Investasi Danau Toba Senilai Rp 21 Miliar di Inggris
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU