Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Bagi Kesehatan, Kesepian Sama Buruknya dengan Obesitas
Minggu, 13 Agustus 2017 | 19:54:33
Jakarta (SIB)- Obesitas kerap dianggap sebagai penyakit berbahaya dan mematikan. Tapi nyatanya, perasaan kesepian punya dampak bagi kesehatan fisik maupun mental. Menurut sebuah studi, ditemukan bahwa isolasi sosial bisa membuat orang berisiko tinggi mengalami kematian.

"Terhubung dengan orang lain secara sosial dianggap sebagai kebutuhan manusia yang fundamental, sangat penting bagi kesejahteraan dan kelangsungan hidup," kata Julianne Holt-Lunstad, profesor di Universitas Brigham Young, Amerika Serikat, dilansir dari Times of India.

Dia menyebut, contoh ekstrem menunjukkan bayi dalam perawatan kustodi yang tidak memiliki kontak manusia gagal berkembang dan sering meninggal, dan memang, isolasi sosial atau kurungan isolasi telah digunakan sebagai bentuk hukuman.

Kesepian dan isolasi sosial keduanya terkait dengan kesehatan yang buruk. Satu studi yang dilaporkan oleh Medical News Today tahun lalu, misalnya, menunjukkan bahwa kesepian mungkin terkait dengan penyakit Alzheimer, sementara penelitian lain menghubungkan isolasi sosial dengan kelangsungan hidup penderita kanker payudara.

Untuk menggambarkan pengaruh isolasi sosial dan kesepian pada risiko kematian dini, Holt-Lunstad mempresentasikan data dari dua ulasan penelitian. Yang pertama melibatkan 148 studi, mewakili lebih dari 300.000 peserta, dan menemukan bahwa hubungan sosial yang lebih besar terkait dengan penurunan risiko kematian dini sebesar 50 persen.

Sementara studi kedua, yang melibatkan 70 studi yang mewakili lebih dari 3,4 juta orang dari Amerika Utara, Eropa, Asia Dan Australia, memeriksa peran isolasi sosial, kesepian atau hidup sendiri terhadap kematian. Periset menemukan bahwa ketiganya memiliki efek signifikan terhadap risiko kematian dini, faktor risiko lain adalah obesitas.

"Ada bukti kuat bahwa isolasi sosial dan kesepian meningkatkan risiko kematian dini secara signifikan, dan besarnya risiko melebihi banyak indikator kesehatan terkemuka," kata Holt-Lunstad. (detikhealth/f)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Start Impresif, MU Tak Over Pede
Rencana Pembelian Messi oleh City Bisa Mengguncang Bursa Transfer
Iniesta Bisa Saja Tinggalkan Barca
Ramos: Ada yang Tak Senang dengan Kesuksesan Madrid
Rooney Cetak Gol ke-200 di Premier League
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU