Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Jumlah Sperma Pria Terus Turun, Peneliti Khawatirkan Kepunahan Manusia
Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:38:15
SIB/ilustrasi/thinkstock
Gaya hidup dituding menjadi alasan mengapa jumlah sperma pria terus berkurang.
Jakarta (SIB) -Dalam sebuah laporan yang dipublikasi di jurnal Human Reproduction Update, peneliti melihat bahwa jumlah sperma yang dimiliki para pria sudah berkurang setengah dari hampir 40 tahun lalu. Peneliti khawatir bila kondisi ini terus dibiarkan maka manusia bisa punah.

Mengapa jumlah sperma pria modern bisa berkurang tidak dijelaskan secara jelas dalam studi namun peneliti menduga ini berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Mulai dari malas olahraga, merokok, hingga paparan terhadap bahan kimia dari pestisida dan plastik.

"Kalau kita tidak mengubah cara hidup, lingkungan, dan penggunaan bahan kimia yang ada sekarang, saya sangat khawatir dengan apa yang akan terjadi di masa depan," kata salah satu peneliti, dr Hagai Levine, dari Hebrew University of Jerusalem.

"Bila dibiarkan kita bisa mempunyai masalah kesehatan reproduksi secara umum. Mungkin saja menjadi kepunahan umat manusia," lanjut dr Hagai seperti dikutip dari BBC, Kamis (27/7).

Studi melihat data dari 185 studi yang dilakukan pada tahun 1973 hingga 2011. Hasilnya diketahui rata-rata jumlah sperma yang dimiliki pria di Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Selandia Baru telah berkurang 52,4 persen.

Sementara itu studi melihat tidak ada penurunan signifikan pada pria di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Menurut dr Hagai bisa jadi karena studi kekurangan data yang valid sehingga penurunan pun tidak terlihat.

"Perdebatan tentang penurunan jumlah sperma pria memang masih terus berlangsung dan jelas masih banyak hal yang perlu dilakukan. Akan tetapi studi ini telah memberikan gambaran yang lebih jelas tentang data yang bisa membantu kita memeriksa masalah dengan lebih baik," komentar Profesor Allan Pacey dari Sheffield University.(detikhealth/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Penasihat Agama Presiden AS Mengundurkan Diri
Rebut Tal Afar dari ISIS, Irak Lancarkan Serangan Darat
Penasaran dengan Kehidupan Setelah Mati, Pasutri Bunuh Diri
Kereta Cepat Tergelincir di India Utara, 23 Orang Tewas
Paradigma Baru Pengawasan Menurut PP Nomor 12 Tahun 2017
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU