Home  / 
650 Hakim Direkomendasi Kena Sanksi Etik
Selasa, 30 Oktober 2018 | 19:36:29
BOGOR (SIB) -Sejak tahun lalu Komisi Yudisial (KY) sudah mengeluarkan 650 rekomendasi sanksi kepada hakim yang terbukti melanggar kode etik hakim di luar teknis yudisial. Rekomendasi tersebut telah disampaikan kepada Mahkamah Agung (MA) untuk ditindaklanjuti.

"Dari 2017 sudah ada sebanyak 627 (rekomendasi). Rekomendasi total ada sekitar 650 sanksi etik sampai sekarang," kata Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga dan Layanan Informasi KY, Farid Wajdi, dalam kegiatan workshop sinergitas KY dengan media massa, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/10).

Menurut Farid, sebagian besar hakim yang direkomendasikan melanggar etik telah melanggar kode etik berulang kali. Karena itu juga diharapkan digelarnya sidang Majelis Kehormatan Hakim (MKH) terhadap para hakim ini. "Dalam cacatan kami, juga banyak residivis etika. Jadi ada pengulangan, nggak kapok-kapok. Mudah-mudahan ada MKH karena adanya pengulangan peristiwa," ucapnya.

Dicontohkan, ada hakim yang terbukti menjadi konsultan hukum di antara pihak yang berperkara. "Hakim tidak boleh menjadi konsultan hukum, kecuali untuk keluarga. Itu pun tidak boleh jika dilakukan dalam batasan-batasan yang berlebihan," ungkapnya.

Sesuai Pasal 13 UU No 18/2011 tentang Perubahan Atas UU No 22/2004 tentang KY, salah satu tugas KY adalah menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim.

Selain itu, KY juga bertugas menetapkan Kode Etik dan/atau Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) bersama-sama dengan MA dan menjaga dan menegakkan pelaksanaan KEPPH. (SP/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ilmuwan Ingin Menggunakan Laser untuk Memandu Alien ke Bumi
Studi Ungkap Wanita Nigeria Kembangkan Bisnis dengan WhatsApp
Audio High Resolution Picu Peningkatan Speaker Wireless
Mirip Manusia, Robot Berteknologi AI Gantikan News Anchor
BPPT Kurangi Dosis Teknologi Asing untuk Perkapalan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU