Home  / 
Terkait Anggota Dewan Terlibat Narkoba Paket Besar
Pengamat Hukum: Narkoba Tidak Pandang Siapapun, Merasuk ke Semua Profesi
* Yang Terkena Pidana Mati, Secepatnya Dieksekusi
Selasa, 18 September 2018 | 22:29:54
Medan (SIB) -Pengamat hukum Abdul Hakim Siagian menilai Bangsa Indonesia sudah darurat narkoba. Ini terbukti dengan tertangkapnya seorang anggota DPRD Kabupaten Langkat, berinisial I dengan barang bukti seratusan kilogram sabu-sabu.

"Persoalan narkoba bukan heran lagi, karena negara kita sudah darurat narkoba," ucapnya ketika dihubungi, Rabu (22/8).

Ia menilai, pemerintah tidak segan-segan memberi hukuman mati terhadap para pelaku bandar narkoba. "Presiden tidak boleh takut terhadap siapapun bandar narkoba," ujar dia.

Untuk terpidana kasus narkoba yang terkena hukuman mati agar segera secepatnya dieksekusi. Pasalnya, para terpidana hukuman mati tidak takut mengendalikan narkoba dari lembaga pemasyarakatan.

"Sudah ada contoh yang sudah terkena hukuman mati masih bisa mengendalikan narkoba dari dalam lembaga pemasyarakatan," terang dia.

Ia sendiri tidak heran bila ada anggota dewan yang terlibat sindikat jaringan narkoba. "Karena narkoba ini tidak memandang siapapun itu. Narkoba merasuk ke seluruh profesi," ucapnya.

Dia sendiripun menyatakan kalau, masih banyak lagi oknum-oknum DPRD yang terlibat dengan narkoba. "Narkoba itu bisnis, jadi siapa saja bisa," cetus dia.

Pasalnya, kata Abdul Hakim, dari sudut bisnis, penjualan narkoba sangat menjanjikan. "Ini sangat menggiurkan keuntungannya," ucap dia.

Lalu, sebutnya, Indonesia saat ini sedang dijajah oleh negara lain dengan cara masuknya peredaran narkoba. "Kalau dari segi moral, kita ini sedang dijajah. Dengan cara begitulah (masuknya narkoba) kita dijajah. Banyak sudah yang jadi korban saudara-saudara kita," sebutnya.

Untuk oknum anggota dewan yang tertangkap itu, tidak cukup hanya dipecat dan dihukum penjara saja melainkan harus dihukum mati. "Kalau dengan barang bukti yang segitu banyaknya, harus ditindak tegas. Tidak cukup dipecat atau dipenjara saja," kata dia.

Seperti diketahui, Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat mengamankan tujuh warga Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat, seorang di antaranya anggota DPRD Kabupaten Langkat, terkait dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu yang disebut dengan jumlah paketan besar. (A18/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Uji Adrenalin Naik Turun Lereng Gunung Slamet dengan Mobil Jip
7 Objek Wisata Alam untuk Vitamin Mata
Diduga Pengedar Narkoba, Seorang Pria Ditangkap Polisi
2 Penjual Kulit Harimau di Aceh Divonis Masing-masing 4 Tahun
Edarkan Sabu, 3 ASN di Bengkulu Ditangkap Polisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU