Home  / 
Bukti Tak Kuat, IPW: Polri Malu-Malu Umumkan SP3 Kasus Habib Rizieq
Selasa, 12 Juni 2018 | 21:12:46
Jakarta (SIB) -Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mempertanyakan kejelasan kasus pornografi dan chat mesum yang disangkakan kepada Habib Rizieq Shihab (HBS)

Dia melihat sikap Polri terkesan politis karena menggantung status hukum HBS. Harusnya kata Neta, Polri tidak mesti merasa malu untuk mengumumkan penghentian perkara (SP3), jika meman tidak memiliki bukti yang kuat terhadap hukum.

"Memang belakangan ini Polri terkesan cenderung aneh, tidak transparan dan berusaha menututupi hal-hal yang sebenarnya tidak perlu ditutupi," ujar Neta Pane ditulis, Minggu  (10/6) lalu.

Sebaliknya kata Neta, jika memang kasus itu masih berlanjut, Polri harus tegas menepis isu SP3 yang dibicarakan oleh publik. Sehingga status hukum menjadi transparan.

"Sikap Polri yang tertutup itu mungkin karena aparatur Polri sudah terlanjur malu. Sehingga mereka malu mengakui" ucap Neta.

Sementara sejak awal IPW melihat kasus chat seks Rizieq lemah dibawa ke ranah hukum, namun polisi tetap memaksa. Neta menilai, pemaksaan kehendak itu sama seperti dalam menangani kasus ujaran kebencian Alfian Tanjung yang dilepas pengadilan.

"Jika pun kasus Rizieq Shihab dipaksakan ke pengadilan, IPW khawatir pengadilan akan membebaskannya," tutur dia.(Aktual. com/BR1/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Warga Berharap Jalan Menuju Nagori Palia Naopat Diaspal
Kearifan Lokal Perlu Dikembangkan Mendukung Destinasi Pariwisata Danau Toba
HKBP Distrik V Sumatera Timur Rayakan Pesta Puncak Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan Hidup
Jembatan Sungai Bahbolon Perdagangan Berlubang
Sumpah Pemuda Tonggak Sejarah Pergerakan Kemerdekaan Bangsa Indonesia
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU