Home  / 
Aksi Damai di Kejatisu Terkait Penanganan Kasus Pembangunan Taman di Madina
* Kasi Penkum Kejatisu: Proses Hukumnya Masih Tahap Lid
Selasa, 6 Februari 2018 | 19:50:56
Medan (SIB) -Massa menamakan kelompoknya dari  Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Mandailing Natal(Amak Madina), Rabu (31/1) lalu, melakukan aksi unjuk rasa damai di depan kantor Kejatisu Jalan Jend AH Nasution(Jalan Karya Jasa) Medan Johor.Dalam aksinya  mereka mengaku datang untuk mengawal   penanganan kasus dugaan penyimpangan terkait pembangunan Tapian Siri-siri dan Taman Raja Batu di Madina yang kini sedang proses hukum di Pidsus Kejatisu, dan telah memanggil beberapa pejabat terkait di Madina. 

Pengunjuk rasa berharap agar penanganan kasus yang diduga melibatkan pejabat teras di Pemkab Madina itu dilakukan serius di Kejatisu sesuai dengan hukum yang berlaku. Mereka mengaku akan terus melakukan pengawalan dan pemantauan kasus itu di Kejatisu agar prosesnya berjalan sebagaimana mestinya. Mereka juga berharap tidak ada intervensi dari pihak manapun terhadap penyidik Kejatisu untuk penetapan tersangka.

Disisi lain, pengunjuk rasa mendesak supaya dilakukan penetapan tersangka terkait dengan dugaan kasus korupsi dalam pembangunan Taman di Madina tersebut. Dan dalam penetapan tersangka, pengunjuk rasa berharap kepada Kejatisu agar tidak ada tebang pilih.

Menanggapi hal itu, Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian SH MH mengakui, pihaknya ada menangani kasus dugaan penyimpangan pembangunan Taman di Madina dan telah memanggil beberapa pejabat terkait untuk dimintai keterangan. Namun kata dia, proses hukum penanganan kasus itu masih tahap penyelidikan (Lid) sehingga belum ada status orang yang diperiksa, melainkan masih sebatas permintaan keterangan.

Disebutkan, dalam rangka penyelidikan kasus itu,tim pemeriksa sudah melakukan evaluasi dan selanjutnya akan turun ke lapangan dalam upaya pengumpulan bahan data dan keterangan. Pihaknya juga berterima kasih kepada pihak manapun yang memberi informasi  untuk melengkapi bahan penyelidikan terkait kasus. Jika ditemukan bukti yang cukup proses hukum penanganan kasus akan ditingkatkan  ke penyidikan, katanya.

Sebelumnya telah diberitakan beberapa pejabat/staf di Pemkab Madina di antaranya Kadis Perkim R Baginda Lubis, Kadispora Rahmad Hidayat, Kepala Bappeda Abu Hanifah dan mantan Kadis PU Madina Syahruddin telah dimintai keterangan oleh tim Jaksa pemeriksa di Pidsus Kejatisu, terkait pembangunan taman berbiaya miliaran rupiah tahun 2016 itu. Selain itu, disebut-sebut ikut dipanggil Sekda Madina.

Advokat Syafaruddin Hasibuan SH yang mengaku sebagai penasehat hukum Pemkab Madina terlihat hadir di luar ruang pemeriksaan di Lantai 3 Kejatisu. Dia membenarkan, beberapa pejabat di Pemkab Madina dipanggil dan dimintai keterangan di Kejatisu terkait pembangunan Taman Siri Siri dan Raja Bartu di Madina. (BR1/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Polres Deliserdang Tangkap Begal Mengaku Polisi
Pengedar Sabu Dibekuk di Pematangsiantar
Polsek Sunggal Tangkap Penjual Togel
Satres Narkoba Polrestabes Medan Ringkus Pria dan Wanita Pemilik Sabu
Seorang Driver Go Car Ditikam Temannya Mobil Korban Dilarikan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU