Home  / 
Bobby Febian dan Michael Ponelo Hibur Massa #SendConference2018 - Accelerate di Medan
Jumat, 19 Oktober 2018 | 22:32:27
SIB/Dok
BOBBY FEBIAN DAN MICHAEL PONELO: Bobby Febian dan Michael Ponelo mengibur massa #SendConference2018 - Accelerate di Chatolic Centre Medan, Rabu, (17/10). Kedua pesohor itu hadir bersama Saeko Waluyo dari Jakarta, Kurnia Gandakusuma dari Surabaya plus dua inspirator dari Medan yakni Bonnarty Silalahi dan Wilda Wakkary.
Medan (SIB) -Sejumlah pesohor dari Jakarta mengibur publik yang menghadiri #SendConference2018 bertema Accelerate di Chatolic Centre Medan, Rabu (17/10). Mereka adalah Bobby Febian dan Michael Ponelo serta Saeko Waluyo dari Jakarta, Kurnia Gandakusuma dari Surabaya termasuk dua inspirator dari Medan yakni Bonnarty Silalahi dan Wilda Wakkary.

Michael Ponelo mengupas tentang kebiasaan anak-anak muda yang baper menghadapi persoalan kecil. Alhasil, karena mengedepankan ego, persoalan kecil jadi besar hingga memperlambat pekerjaanNya dalam menjamah manusia. 

Disertai joke atas dasar pengalaman hidup dan observasi kehidupan anak muda, gembala yang punya banyak rumah singgah untuk anak terlantar di Jakarta itu minta generasi muda gereja lebih peduli pada lingkungan dan pihak yang membutuhkan.

Puncaknya ketika Bobby Febian tampil. Sama seperti penampilan sebelumnya, musisi yang memomulerkan lagu 'Kristen Katanya' itu menyandang gitar dan mengajak publik bersuka via lagu-lagu populer yang syairnya sudah digubah memuliakanNya.

Meski dielukan massa seperti artis namun pria yang videonya menyentuh jutaan viewers tersebut  menolak julukan lain selain gembala. "Jangan lebay dengan seorang gembala. Saya bukan artis, bukan selebritas, tapi gembala," ujarnya sambil mengajak publik bersorak-sorai dengan lagunya.

Ketua One Community Medan Moody Tambuwun mengatakan, kegiatan rutin yang dilakukan pihaknya untuk maksud memberi bekal kualitas hidup pada kaum muda khususnya generasi muda gereja di daerah ini. Pendekatan yang dilakukan, ujarnya, dengan pemateri yang bersentuhan langsung dalam kehidupan gerejawi dengan tujuan untuk memperlengkapi setiap generasi muda di Kota Medan.  "Sekarang, dalam kehidupan global di lingkungan kaum milenial, kebenaran firmanNya harus dipercepat penyampaiannya hingga menjadi filter dan bekal dalam pergaulan di lingkungan generasi Z," ujarnya didampingi pekerja gereja Wati Simamora dan Sarah Daken.

Project Leader Richartd Brisin Siahaan mengatakan, kegiatan #SendConference2018 bertema Accelerate didasari kerinduan untuk melengkapi generasi muda dan menyediakan bakat pemimpin untuk ke depannya. "Seperti visi One Community, kegiatan pun menjadi persatuan generasi muda gereja untuk mengerjakan Amanat Agung serta menumbuhkan kasih melalui kegiatan sosial," ujarnya sambil mengatakan tujuan akhir acara adalah membangun karakter pemuda Kristus yang militan.

Michael Ghozaly dari GPdI Eben Haeser Kampunglalang, Medan mengatakan, kegiatan sehari penuh menyasar anak-anak muda. "Panitia menggelar #SendConference2018 - Accelerate dengan workshop dan woeship night. Kami megapresiasi penyelenggara, mengingat waktu generasi muda gereja dalam mengisi kualitasnya tidak homogen," tutupnya. (T/R10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU