Home  / 
Toba Caldera World Music Festival 2018 akan Meriahkan Balige
Rabu, 17 Oktober 2018 | 19:16:29
Medan (SIB) -Toba Caldera World Music Festival 2018 (TCWMF) akan digelar di TB Silalahi Center Balige Tobasa, Kamis (18/10). Ini merupakan inisiatif kegiatan untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi wisata Danau Toba secara komprehensif kepada masyarakat di Sumatera Utara, Indonesia dan dunia.

Kegiatan festival ini sejalan dengan beberapa momentum penting di seputar wilayah Danau Toba pada tahun 2018 ini di antaranya kunjungan asesor dari UNESCO ke Danau Toba dalam rangka pengajuan Geopark Kaldera Toba menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG). Pertemuan para geologist dunia di Samosir pada bulan lalu yang mendeklarasikan bahwa "Kadera Toba menjadi pusat studi kaldera dunia", berlangsungnya pertemuan tingkat dunia "An Annual Meetings of International Monetary-World Bank Group" di Bali dan terbukanya jaringan transportasi penerbangan dari beberapa kota di Asia Tenggara ke Bandara Sisingamangaraja di Silangit Taput.

"Kegiatan festival ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kawasan destinasi kaldera Toba dengan tourism branding yang baru lewat pertunjukan musik bergenre 'World Music', dengan mengambil tema 'Celebrating the Earth: Merayakan Bumi'. Narasi besar terbentuknya kawasan Danau Toba secara geologis-historis terjadi dalam tiga kurun waktu," kata Irwansyah Harahap sebagai director of festival, dalam siaran pers yang diterima SIB di Medan, Selasa (16/10).

Letusan gunung Toba yang pertama/tertua (oldest Toba tuff) terjadi lebihkurang 840 ribu tahun lalu membentuk kaldera Porsea. Sesudah itu diikuti letusan kedua (middle Toba tuff) lebih kurang 501 ribu tahun lalu membentuk kaldera Haranggaol dan diakhiri dengan letusan termuda (youngest Toba tuff) lebihkurang 74 ribu tahun membentuk kaldera raksasa Sibadung/Sibandang. Dengan kata lain, Danau Toba adalah sebuah kaldera gunung api yang terbentuk akibat suatu letusan super dahsyat (super volcano) dan menjadikan situs danau kaldera ini memiliki nilai warisan dunia (geoheritage).

"Ini lah yang menjadi spirit sekaligus alasan dan landasan kenapa kita membawa gagasan festival ini," ujar Irwansyah Harahap.

Sementara itu, Rithaony Hutajulu, sebagai co-director festival, menyampaikan bahwa dalam festival ini hanya menghadirkan empat kelompok musisi dari wilayah Indonesia. Kelompok musisi yang terlibat adalah Suarasama: Irwansyah Harahap, Ayu Laksmi (Svara Semesta), Trio UDW (Ubiet, Dian and Windy) dan Mataniari, yang telah memiliki reputasi pentas baik di dalam maupun di luar negeri.

"Kita baru saja memulainya, mudah-mudahan ke depan dapat berlanjut agar para musisi 'world music' dari dalam dan luar negeri juga bisa meramaikan festival ini," jelasnya.

Hajatan festival ini dilaksanakan oleh lembaga Rumah Musik Suarasama dan sepenuhnya didukung oleh lembaga Badan Pelaksana Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) dan Kementerian Pariwisata RI dan diorganisir oleh CV Citra Sopo Utama Balige, Toba Samosir.

Sebagaimana yang dikatakan Basar Simanjuntak, Direktur Pemasaran BPOPDT, "Dengan festival ini, kami ingin mempromosikan sekaligus mengundang para pendatang baik dari dalam dan luar negeri, khususnya kawasan di Asia Tenggara untuk datang ke Danau Toba. Kita juga berharap para delegasi IMF dan WB yang saat ini sedang mengadakan pertemuan di Bali akan datang berkunjung ke wilayah ini."

Toba Caldera World Music Festival 2018 ini berlangsung pada Kamis tanggal 18 Oktober 2018 di TB Silalahi Center Balige Tobasa. Agenda kegiatan selama satu hari ini diisi dengan berbagai eksibisi kepariwisataan, workshop musik dengan melibatkan para siswa dan musisi tempatan, dan konser musik. (R26/rel/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU