Home  / 
7 Utusan Indonesia ke Tokyo Game Show - Huawei Nova 3i ROM
Rabu, 19 September 2018 | 20:47:52
SIB/Dok
Game via smartphone.
Jakarta (SIB) -Industri kreatif sektor game di Indonesia semakin berkembang. Untuk kesetaraan global, 4 utusan Indonesia ikut Tokyo Game Show (TGS) 2018 di Jepang, 20-23 September 2018.

Yang dikirim merupakan hasil  seleksi Badan Ekonomi Kreatif (bekraf) bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI). Penyeleksinya  Adam Ardisasmita (Dewan Pengurus AGI), Dwi Frida (Dewan Pengurus AGI), Cipto Adiguno (Dewan Pengurus AGI), dan Jan Faris Majd (Ketua Harian AGI). Tujuh pengembang yang lolos seleksi yaitu AGATE, Megaxus, SEMISOFT, Lentera Nusantara Studio, Wisageni, Melon Gaming, dan Studio Namaapa.

Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri Bekraf Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, TGS merupakan salah satu perhelatan game internasional terbesar di dunia, khususnya Asia. Ekshibisi itu mempertemukan pelaku game dan bisnis. "Kami berharap produk game Indonesia bisa masuk platform dunia," ujarnya di Jakarta, Selasa (18/9).

Industri game di Indonesia pada 2017 mencapai 880 juta dolar AS atau setara dengan Rp 13,1 triliun dengan 44 juta gamer. "Jumlah itu terus meningkat dari tahun ke tahun," kata Jan.

Menurutnya, tantangan terbesar pengembang game nasional agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri yaitu penerimaan masyarakat. Menurutnya, masyarakat masih memandang sebelah mata terhadap game buatan pengembang lokal, sedangkan gamer Eropa menyukai produk Indonesia. "Kami berharap dalam sepuluh tahun ke depan kontribusi pengembang game lokal di dalam negeri mencapai dua digit," ungkapnya.

Akan halnya media bermain, pengembang merekomendasikan Huawei Nova 3i karena lapangnya Read Only Memory (ROM) atau biasa disebut dengan kapasitas penyimpanan yang mencapai 128 GB. ROM untuk menyimpan data seperti foto, video, musik, dan aplikasi yang bisa simpan di smartphone.

ROM yang secara langsung memengaruhi kecepatan smartphone. ROM 128 GB Huawei Nova 3i dapat mengakomodir hasrat para gamers, seperti PUBG menyita memori sebesar 1,64GB serta Mobile Legends: Bang Bang juga membutuhkan memori sebesar 1GB.

Untuk para gamer sejati, selain ROM juga RAM (Random Access Memory) mempengaruhi kecepatan operasi dan kelancaran menjalankan berbagai aplikasi pada waktu bersamaan.

Head of Product di Piriform Vishal Kara menjelaskan, jangan samakan kapasitas ROM dan RAM sebab RAM berperan penting dalam melancarkan pengalaman saat menggunakan smartphone. "Smartphone tak seperti PC, di mana penundaan pemuatan aplikasi selama beberapa detik masih bisa diterima. Kalau di smartphone, kita berharap aplikasi apapun bisa dimuat secara instan meskipun kita sedang bepergian," ujarnya.

Pakar yang lain dari Geekbench 4 John Poole berpendapat RAM 4GB cukup untuk penggunaan harian. "Orang normalnya hanya menggunakan 9 aplikasi per hari dan hampir 30 aplikasi selama sebulan. Meski begitu, yang dibutuhkan sebetulnya hanya 2,3GB per hari untuk mengoperasikan 47 aplikasi untuk sebuah smartphone yang memiliki RAM sebesar 4GB. Jadi, tak perlu RAM yang terlalu besar sebab tak perlu adanya tambahan RAM," tutupnya. (T/R10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU