Home  / 
‘Rebutan’ Bikin Film, Kisah Penyelamatan Pesepak Bola dari Gua di Thailand Kemungkinan Dibuat 2 Versi
Jumat, 13 Juli 2018 | 20:06:04
SIB/Dok
PENYELAMATAN: Kisah penyelamatan 12 anak dan pelatihnya yang terjebak di gua Thailand akan difilmkan. Tidak hanya satu film, akan ada dua film saling berkompetisi.
Los Angeles (SIB) -Kisah penyelamatan anak-anak dan pelatih sepak bola yang terjebak di gua Thailand akan difilmkan. Alih-alih hanya satu film, akan ada dua rumah produksi saling berkompetisi.

Sutradara Now You See Me 2 Jon M. Chu dan Ivanhoe Pictures mengumumkan akan bekerjasama mengangkat kisah heroik itu ke layar lebar, sehari setelah Pure Flix Entertainment menyatakan tengah mencari hak cipta pembuatan cerita yang sama.

Chu terakhir bekerjasama dengan Ivanhoe dengan menyutradarai film komedi romantis Crazy Rich Asians.

Saat ini pihak Ivanhoe tengah melakukan negosiasi dengan pemangku kebijakan di Thailand, baik di tingkat provinsi maupun nasional, tentang misi penyelamatan itu.

Ivanhoe juga tengah berbicara dengan beberapa studio yang memiliki ketertarikan pada proyek ini.

Chu mengungkapkan ia tengah berencana mengerjakan proyek film dimaksud, melalui cuitan di Twitter, Kamis (12/7). Tampak jelas itu merupakan upaya menangkis Pure Flix. Ia menggunakan isu whitewashing atau pemaksaan pemeran kulit putih untuk 'menyingkirkan' rumah produksi itu.

"Aku menolak membiarkan Hollywood melakukan whitewashing kisah penyelamatan gua Thailand! Tidak. Tidak dalam pengawasan kita," kicau Chu seperti diberitakan CNNIndonesia.Com.

"Itu tidak akan terjadi atau kita akan memberikan neraka pada mereka. Ada kisah indah tentang manusia yang menyelamatkan manusia lain. Maka setiap orang yang berpikir tentang kisah itu harus menghormatinya," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan film Hollywood Pure Flix Entertainment mengumumkan mereka tengah mencari hak cipta untuk memfilmkan kisah penyelamatan 12 anak dan pelatih sepak bola yang terjebak di gua Thailand.

Perwakilan Pure Flix, Michael Scott menyatakan mereka akan mengangkat kisah penyelamatan itu menjadi karya yang sensasional.

"Aku melihatnya sebagai film Hollywood arus utama dengan bintang-bintang papan atas," kata Scott.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Pure Flix belum memberikan pendapat apapun terkait pernyataan Jon M. Chu yang menuding mereka tengah membuat film whitewashing. Artinya, disebabkan 'rebutan' penggarapan kemungkinan digarap dalam 2 versi.

Sementara, isu whitewashing kerap bergaung kala sineas mengganti karakter Asia dengan aktor atau aktris Barat dalam sebuah film.

Beberapa film Hollywood yang dituding whitewashing termasuk Aloha, Doctor Strange dan Ghost in the Shell. Hellboy yang belakangan diributkan pun demikian.
Ed Skrein, salah satu aktor Hellboy, sampai mundur karena faktanya ia diminta memainkan karakter keturunan Jepang. Padahal ia sendiri tak berdarah Asia. Mundurnya Skrein dari film pun mendapat pujian banyak pihak.

Baru-baru ini, aktor sekaligus musisi Jared Leto juga tersangkut isu yang sama saat memerankan Nick Lowell, seorang tentara Amerika yang dipenjara di Jepang menyusul berakhirnya Perang Dunia II, dalam film The Outsider yang digagas Netflix. (T/R10/h)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bacaleg DPRD SU Jan Rismen Saragih Suarakan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Kapolres Tes Urine Mendadak Personil Satres Narkoba Polres Simalungun
Partai Golkar Simalungun Gelar Rapat Koordinasi Atur Strategi Perolehan Suara di Pileg dan Pilpres 2019
Seratusan Pengemudi Angkutan Online Unjukrasa ke Kantor DPRD P Siantar
Kelompok Tani di Sumut Dapat Bantuan Hibah Sapi dan Kambing
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU