Home  / 
Lagu ‘Senu’ Masuk Kategori Top Sepanjang Masa, Jovri Tarigan Rilis ‘Bagi Bulan Siang Wari’
Rabu, 16 Mei 2018 | 19:23:19
Jovri Tarigan
Tanah Karo (SIB) -Lagu 'Senu' yang dibawakan Jovri Tarigan masuk dalam jajaran lagu top sepanjang masa dalam genre etnik-modern. Lagu tersebut, saat perilisan di tahun 2017, dengan title diciptakan Aris Ginting. "Sebenarnya, pencipta lagu 'Senu' itu Ersada Sembiring. Itu disebabkan, saya terobsesi membawakan lagu Aris Ginting," ujar Jovri Tarigan, Sabtu (12/5) usai tampil di satu acara komunitas dengan audiens lintasetnis dan lintasusia. "Agak sulit menghibur massa lintasetnis membawakan lagu daerah, tapi bersyukur karena lagu tersebut sudah begitu familiar," tambah pria yang selalu hadir dalam album etnik kompilasi tersebut.

Beranjak dari kesuksesan membawakan lagu etnik khususnya Karo, Jovri merilis album 'Bagi Bulan Siang Wari' ciptaan Aris Ginting. "Album didedikasikan pada orang-orang tercinta dan yang mencintai saya tapi sesungguhnya merealisir hasrat yang terpendam selama ini ingin membawakan lagu ciptaan Aris Ginting," tambah Jovri didampingi produser Mario Juan Diego Tarigan. "Dukungan tersebut pun bukti apresiasi sejumlah pihak dalam menyukseskan album 'Bagi Bulan Siang Wari' ini seperti Wijawati Br Barus, keluarga yang karena proyek ini harus berbagi perhatian," jelasnya. Ia menyebut sejumlah pemerhati seni yang terlibat seperti Ismet Barus, Sahlutan, Frans Tarigan, Bripda Ikhsan Tarigan, Berti Ginting dan Albert Christian Barus. "Kritik dan masukan dari publik membantu kesuksesan album ini!"

Album berisi 8 lagu yang menghimpun sejumlah karya musisi Karo dewasa ini. Album yang mengandalkan lagu dan dijadikan judul album tersebut pun memasukkan lagu 'Senu'. "Saya memang selalu diidentikkan dengan lagu tersebut karena menuai sukses. Tapi sejatinya, dendangan tersebut untuk maksud melestarikan lagu etnik, khususnya Karo. Begitu kayanya warisan leluhur. Saya bersama seniman muda Karo ingin melestarikannya di genre musik dan vokal," tekadnya.

Untuk mengerjakan album tersebut, Jovri menggandeng sejumlah musisi beken modern seperti Wibawa Peranginangin, Romelo Purba, Tori Tarigan yang dipermanis saksofonis Frans Tarigan dan direkam di Macro Studio. Walau dihadirkan dalam format modern namun lagu-lagunya kental etnik. "Seperti yang saya utarakan. Dikemas dalam format modern-etnik agar generasi muda Indonesia, khususnya Karo, mendengar dan menikmati," tambah Jovri yang menegaskan pihaknya sangat terbuka dengan masuknya musik asing sebagai konsekuensi dari terbukanya budaya Karo. "Tetapi, yang etnik tetap harus dilestarikan!" (T/R10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tak Punya Rumah dan Kehujanan, Tetap Berusaha Selesaikan PR
Aneh, Polisi Hanya Dipersenjatai Ketapel
Gagal Kurus, Siap-siap Dipecat
Berprestasi, Diberi Hadiah Daging Babi
Ketahuan! Beruang Curi Makan Siang Perawat
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU