Home  / 
Janson Sihombing, Meniup Shofar untuk Kidung Rosh Hashanah
Rabu, 18 April 2018 | 18:31:41
SIB/Dok
TIUP SHOFAR: Janson Sihombing meniup Shofar untuk kidung memuliakanNya, Jumat (13/4) saat pelepasan tenaga pelayanan teknik bersertifikat program Forum Komunikasi Suara Kebenaran (Fokus) Gereja Bethel Indonesia (GBI) House of Sacrifice di Simpang Selayang, Medan.
Medan (SIB) -Forum Komunikasi Suara Kebenaran (Fokus) Gereja Bethel Indonesia (GBI) House of Sacrifice di Simpang Selayang, Medan, Jumat (13/4), melepas tenaga terampil bersertifikat untuk melayani publik. Di kegiatan yang dihadiri para tokoh agama tersebut, Janson Sihombing meniup shofar untuk kidung pemuliaan.

Lengkingan suara dari alat yang terbuat dari tanduk tersebut membuat suasana jadi hening. Peniup shofar tidak sama seperti meniupkan alat musik lain seperti terompet, cornet, trombone dan lainnya. "Shofar adalah instrumen penyembahan. Setiap kali kita meniup shofar, dibutuhkan iman dan ketergantungan kita kepadaNya untuk mengeluarkan suara yang indah dan sesuai dengan yang kita," cerita Janson Sihombing didampingi Sekretaris Fokus Jhonny Silaban.

Dalam sejarah penciptaan alat musik tersebut, peniupan yang senapas dengan pemuliaanNya terkait kidung Rosh Hashanah. "Semua kidung persembahan, diiringi dengan shofar, akan berdampak profetik," tambahnya sambil mengatakan tidak sembarang dapat dimainkan shofar tersebut. "Lebih tepat untuk ritual yang suci," tambahnya.

Dalam bahasa Ibrani, shofar setara dengan serunai sebagai alat musik untuk tujuan ritual keagamaan. Pada tahun baru bangsa di Tanah Terjanji seperti Rosh Hashanah dan Yom Kippur, shofar sangat lazim dimainkan. "Untuk era kini, apapun kegiatannya untuk maksud menyucikan pribadi dan hati, mainkan semua alat musik dalam maksud memuliakanNya," tegasnya.

Terkait dengan kegiatan kepribadian, Ketua Fokus Johannes Sitepu mengatakan, pihaknya ingin generasi era now menguasai perkembangan global tapi harus memiliki keahlian. "Jangan mengartikan era milenial semata untuk pemahaman digital dari sisi sekuler tapi harus dikaitkan dengan  penebalan iman," ujarnya didampingi penanggung jawab pembekalan pada generasi muda milenial  Richard Eddy M Lingga. (R10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kopi Simalungun Tidak Kalah dengan Kopi Starbucks
LCA-International Mission Terinspirasi dengan HUT ke-73 Kemerdekaan RI
Oknum Polisi Bertugas di Simalungun yang Ditangkap Polres P Siantar Ditangani Polda Sumut
Peduli Pariwisata, PWI Siantar-Simalungun Berlayar di Danau Toba Parapat
Bupati dan Kajari Simalungun: NKRI Harga Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU