Home  / 
The Perfect Husband, Film Perjodohan Zaman Now Sandingkan Akting Slamet Rahardjo dengan Dimas Anggara, Amanda Rawles dan Maxime Bouttier
Senin, 16 April 2018 | 19:55:55
SIB/Dok
PERFECT HUSBAND : Satu adegan dalam The Perfect Husband.
Jakarta (SIB) -The Perfect Husband mulai tayang di Indonesia sejak Jumat (12/4). Berbeda dengan film-film produksi Screenplay Films sebelumnya, film terbaru bekerja sama dengan Legacy Pictures itu mengangkat tema perjodohan, hal yang sebenarnya tidak lagi relevan dengan zaman sekarang. Namun dengan pengemasan cerita yang unik dan dibumbui drama komedi, membuat film The Perfect Husband menjadi tontonan semua usia, meski bercerita tentang kisah perjodohan zaman now. Apalagi menyandingkan akting artis dari tiga negerasi. Slamet Rahardjo di generasi old dan tiga idola remaja di eranya yakni Dimas Anggara, Amanda Rawles dan Maxime Bouttier.

Slamet Rahardjo membawa warna karakter tersendiri dalam film ini. Pengalamannya di dunia akting selama 47 tahun menjadikan isu perjodohan menjadi serius, tetapi di sisi lain penonton juga akan dikejutkan dengan komedi dari karakter seriusnya. Akting Dimas Anggara, Amanda Rawles dan Maxime Bouttier menjadi keriangan tersendiri.

"Perfect Husband adalah cerita tentang pertemuan dua generasi yang berbeda melahirkan sebuah peristiwa kehidupan yang menarik yaitu tentang arti suami," kata Slamet Rahardjo yang berperan sebagai ayah Tio.

Ayah mana yang tidak sayang kepada putrinya? Seorang ayah pasti akan selalu memberikan yang terbaik bagi putrinya, dalam hal apa saja, apalagi menyangkut masa depan putrinya. Inilah bentuk kasih sayang yang dilakukan oleh Ayah Tio kepada putrinya dalam film The Perfect Husband.

Di film bergenre drama comedy tersebut, Ayah Tio membuat keputusan besar menjodohkan putri bungsunya Ayla (Amanda Rawles) dengan pria pilihannya yang bernama Arsen (Dimas Anggara). Bukan tanpa alasan perjodohan ini dilakukan, sebab menurut Ayah Tio, Arsen adalah pemuda berprestasi, mapan dan santun. Ayah Tio yakin Arsen adalah suami sempurna bagi Ayla.

Namun keputusan sang ayah ditolak mentah-mentah oleh Ayla. Ayla merasa perjodohannya dengan Arsen adalah hal yang konyol, terlebih Ayla cinta mati dengan kekasihnya saat ini Ando (Maxime Bouttier). Di sisi lain, Ayah Tio menilai Ando adalah pemuda pemalas, urakan dan tidak memiliki masa depan yang cerah. Mendengar Ayla dijodohkan, Ando pun berusaha merebut hati ayah Tio. Dari situlah konflik komedi cinta segitiga dan konflik ayah anak dimulai. Premis cerita tentang perjodohan menjadi twist utama di film ini.

"Film ini bercerita tentang kasih sayang, anak-anak muda jadi lebih paham bagaimana perasaan orangtua kepada anaknya. Orangtua hanya ingin anaknya bahagia," ungkap Slamet Rahardjo membeberkan pesan moral yang terkandung di film ini.

Sementara bagi Maxime Bouttier, ia menilai konflik yang disajikan dalam film The Perfect Husband merefleksikan permasalahan yang umum terjadi sehingga film ini cocok ditonton oleh semua kalangan.

"Ini film masuk ke semua generasi, masalah jodoh lalu konflik dan sebagainya. Bagaimana cara setiap orang mengatasi masalahnya, jika memang seorang gadis yakin dengan pilihan hatinya, maka ia akan berusaha meyakinkan ayahnya. Yang pasti seorang ayah ingin melihat putrinya bahagia," ucap Maxime yang berperan sebagai bad boy di film ini.

Amanda Rawles sendiri optimis film The Perfect Husband dapat diterima di hati para penonton. "Masyarakat senang dengan tontonan film yang ringan dan menghibur. The Perfect Husband punya cerita kuat dan menarik, berbeda dengan komedi biasanya, saya yakin film ini bisa punya tempat di hati yang menonton," tutur Amanda.

Selain Dimas, Amanda, Maxime dan Slamet Rahardjo, film The Perfect Husband juga dibintangi oleh Tanta Ginting, Maya Wulan, Dolly Martin, dan special appearance Bunga Zainal.

Yang istimewa, di film ini peran Ayla menjadi pemanis dan ending yang sulit ditebak. Apakah akan menuruti perintah sang ayah dan menerima Arsen sebagai suaminya atau tetap cinta mati kepada Ando? (t/R10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
DPRDSU Tegaskan Hentikan Pembersihan Lahan PTPN II
Wapres JK: Kerajinan Tangan Harus Bersaing dengan Robot
Peringatan Hari Air Sedunia dan Hari Bumi di Sibolangit Ditandai Tanam Bibit Pohon
Jokowi Bertemu PA 212 Jalin Persatuan
Papua Geram MA Hapus Pajak Air Freeport Rp 3,9 Triliun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU