Home  / 
Sopo Badragaz Come Back! Kali Ini Menekankan Gali dan Lestarikan Kearifan Lokal
Sabtu, 10 Februari 2018 | 15:41:40
SIB/Dok
Sopo Badragaz: Daulat Manurung Smatt Dzlmi bersama istri dan borunya di Hotel Menara Lexus, Kamis, (8/2) mulai menata Sopo Badragaz di dunia seni, pasca come back!
Medan (SIB)- Sopo Badragaz come back! Setelah lama vakum, kelompok vokal dan musik yang di era 1980-an hingga 2000 sangat amat populer, kembali bersatu untuk aktivitas kesenian. Bahkan, kali ini para musisi senior tersebut diikuti tekad menggali dan melestarikan kearifan lokal.

Daulat Manurung Smatt Dzlmi di Hotel Menara Lexus, Kamis (8/2), membenarkan, personel senior dari grup yang telah melanglang ke sejumlah benua itu kembali bersatu. "Sopo Badragaz mulai menata kebersamaan dan berkiprah lagi," ujarnya via jejaring sosial. "Sopo Badragaz ingin menjadi personifikasi kehebatan musisi Batak yang mendunia dan memosisikan warisan nonbenda Bangso Batak menjadi semakin bergaung."

Menurutnya, pemikiran untuk come back sudah lama namun personel Sopo Badragaz sibuk dengan urusan masing-masing. Mulai berkiprah di BUMN hingga bersolo karier atau membentuk band. "Kami berdiskusi. Bicara dari hati ke hati ke arah yang produktif bahkan melibatkan musisi senior populer sekaliber Arjon Aritonang," tambahnya sambil mengatakan arti kearifan lokal itu menyandingkan dengan komponen kepariwisataan.

Ia mengatakan, industri pariwisata Indonesia yang bergeliat tak terlepas dari seni budaya. "Sopo Badragaz ingin momentum tersebut tak terlewatkan begitu saja. Dunia Sopo Badragaz adalah seni budaya," tambah pria yang disapa Dading tersebut sambil mengatakan untuk sementara manajemen Sopo Badragaz di Hotel Menara Lexus Jalan Sisingamangaraja Medan. "Kebetulan di Hotel Menara Lexus  Medan rutin ditampilkan kesenian etnik dan modern serta mengikuti selera publik zaman now!"

Dalam industri hiburan dunia, Sopo Badragaz memberi warna tersendiri. Bergenre Latin tapi Sopo Bardagaz membawa lagu-lagu Batak. Pernah tur keliling Amerika dan Eropa hingga meninggalkan Tanah Air bertahun-tahun. Saat di Amerika Serikat, Sopo Badragaz pun menjadi kelompok musik favorit kelompok borju. Tetapi, seiring perkembangan waktu, personel Sopo Badragaz sibuk dengan urusan pribadi dan grup musik pun vakum.

Dading tetap berkesenian, seperti mencipta lagu. Satu di antaranya adalah Pahoppu Panggoaran yang dikerjakan bersama Tagor Tampubolon dan dibawakan Lamtama Trio.

Selama tidak bersama di dunia seni, bermunculan sejumlah grup yang mengibarkan Badragaz. "Sah-sah saja tapi Sopo Badragaz itu hanya satu dan sekarang come back!" tutup Dading Manurung. (T/R10/q)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur di Danau Toba Terbaik dan Paling Cepat
Peredaran Hoax Makin Memprihatinkan
Bagikan Buku, Kapoldasu: Generasi Penerus Bangsa Harus Cerdas
4 Tersangka Kasus Khashoggi Diduga Orang Dekat Putra Mahkota Saudi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU