Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Syahdunya Tenoris dan Altois dalam Christmas Carol of O Magnum Mysterium
Selasa, 5 Desember 2017 | 23:05:05
SIB/Oki Lenore
KONSER: Mangaratua Simanjuntak mengantar Vox Seraphim Choir dalam konser Christmas Carol of O Magnum Mysterium di Chapel USU Medan pada Minggu (3/12).
Medan (SIB)- Vox Seraphim Choir menampilkan hal yang baru dalam Christmas Carol of O Magnum Mysterium di Chapel USU Medan pada Minggu (3/12). Lebih dari itu, dalam pertunjukan yang dikonduktori Mangaratua Simanjuntak, paduan suara yang selama ini dikenal wah dalam pertunjukannya, memberi bonus pada audiens yakni bersatunya tenoris dan altois di babak kedua pertunjukan yang syahdu tersebut.

Di sesi kedua setidaknya 4 solois tampil. Diawali keanggunan Sarah Giri yang membawakan Silent Christmas. Lagu ciptaan Rhonda Polay tersebut dibawakan maksimal yang membuat aroma sepi menjadi semakin lampus, mengingatkan penampilannya pada konser mewah di Medan Internasional Convention Center (MICC) pada Sabtu, 8 Oktober 2016. Setelah itu tampil Batara Simangunsong yang menyuguhkan White Christmas. Lagu ciptaan Audrey Snyder tersebut meningkahi kesyahduhan yang diantar Sarah Giri.

Diselingi penampilan Vox Seraphim yang membawakan Sleih Ride ciptaan Andy Beck, tenoris Chandra Sitorus membawakan Oh Happy Day ciptaan Mark Hayes. Dalam berkidung lagu semirohani itu, konduktor senior Binahar Hutapea melivekan via jejaring sosialnya dan mendapat like netizen.

Meningkahinya adalah tampilnya Joseph Sibarani dengan Little Yeshua ciptaan Mark Hayes. Dalam pertunjukan yang dibuka O Come, O come Emmanuel karya Marthin Ellis tersebut, Mangaratua Simanjuntak menutup dengan Ale Amanami yang ritus. "Terima kasih apresiasi yang di luar ekspektasi kami," ujar konduktor yang juga musisi bersuara empuk tersebut.

Untuk tampil prima, Mangaratua Simanjuntak sampai lupa pada program dietnya. "Ah, sudah gemukan ini," ujarnya tatkala dikatakan tubuhnya terlihat lebih langsung.

Sebagaimana diketahui, konser Vox Seraphim Choir kali ini bernuansa beda dari biasanya. Diawali dengan genre acapella dan diakhiri pertunjukan penuh koreografer. "Sangat beda, Vox Seraphim Choir jadi menyatu dengan pengunjung," ujar Edi Giri, satu dari sejumlah penggagas berdirinya Vox Seraphim Choir bersama Suryadi Panjaitan, Rediman Silalahi, Rollin Sihombing, Asiana Pakpahan, Elly Silalahi dan Koni Pakpahan tersebut.

Meski pertunjukan telah usai, agenda penampilan Vox Seraphim Choir masih panjang, termasuk mengisi Ibadah Natal PTPN 4 dan PTPN 3 bahkan harus membatalkan agenda bernyanyi di kegiatan lain karena berbenturan dengan jadwal yang sudah disusun. "Vox Seraphim Choir ingin mengentalkan iman audiensnya juga," tutup Suryadi Panjaitan. (T/R10/h)




Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Samosir Serahkan Alat-alat Kebersihan
Dinas PP dan PA Tapsel Gelar Seminar Etika Perempuan dalam Organisasi
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Turun ke Marancar Tapsel
BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Keluhkan Pembayaran Iuran Jasa Konstruksi di Tapteng
Sedang Dikerjakan, Aspal Jalan Lahusa-Gomo Sudah Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU