Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Kamboja Larang Putar 2 Film Box Office Dunia
Rabu, 18 Oktober 2017 | 21:57:09
Jigsaw
Phnom Penh (SIB) -Pemerintah Kamboja kembali melarang film box office dunia. Setelah tidak mengizinkan film Jigsaw diputar, kebijakan serupa pun diberlakukan untuk film Kingsman: The Golden Circle. Padahal, kedua tontonan dimaksud menyertakan Kamboja dalam alur cerita, yang secara langsung mempromosikan negara dimaksud.

Dalam Kingsman: The Golden Circle bahkan negara Kamboja menjadi lokasi di mana penjahat narkotika terbesar, Poppy (Julianne Moore) bersembunyi. Di tengah hutan yang dikelilingi ranjau darat, ia mendirikan markas yang menyerupai kawasan Angkor Wat.

Media lokal memberitakan, film yang dibintangi Colin Firth dan Taron Egerton itu mengkritisi penyebutan Kamboja dan penempatan set yang dibuat mirip seperti candi kebanggaan masyarakat setempat itu menjadi penyebab pelarangan film.

Kepala Departemen Film Kementerian Budaya Kamboja Bok Borak mengatakan, ditampilkannya Kamboja sebagai persembunyian kriminal, tidak dapat diterima.
"Dan yang lebih mengkhawatirkan adalah, (film) itu menggunakan salah satu candi kami sebagai tempat untuk memproduksi obat-obatan terlarang dan membunuh orang secara kejam." Ia melanjutkan, "Jadi kami tidak memperbolehkan penayangan film ini di negara kami."

Kingsman: The Golden Circle ternyata tidak meminta izin Kamboja untuk memasukkan negara itu ke dalam naskah mereka. Filmnya sendiri tidak dilakukan di Kamboja. Candi yang menjadi tempat persembunyian Poppy hanya set buatan. Namun, itu dibuat dengan sangat mirip.

Set itu menggambarkan Poppy tinggal di Ta Prohm, yang masih di kawasan Angkor Wat. Itu terlihat dari akar pohon yang khas, yang pernah juga menjadi lokasi syuting Lara Croft: Tomb Raider saat dibintangi Angelina Jolie. Bedanya, Tomb Raider benar syuting di sana. "Candi kami adalah situs warisan dunia yang harus dilindungi, bukan tempat untuk hal-hal semacam itu," imbuh Borak, seperti ditayangkan CNNIndonesia.com, Selasa (17/10). Ia mengaku akan mengirimkan surat kepada produser film itu, menunjukkan bahwa pihaknya kesal. Sejauh ini belum ada kabar dari 20th Century Fox.

Westec Media yang memberi hak distribusi lokal untuk film itu pun belum bisa dimintai keterangan terkait pelarangan penayangan Kingsman: The Golden Circle.
Sama seperti film dimaksud, waktu melarang penayangan Jigsaw pun karena dianggap mengancam kultur setempat. Dua bulan lalu, ada dua film Hollywood yang dilarang tayang. Salah satunya adalah Jigsaw, yang dianggap terlalu menampilkan kekejaman yang tak layak.

Kingsman: The Golden Circle merupakan kelanjutkan dari Kingsman: The Secret Service yang masih mengisahkan organisasi rahasia asal Inggris, Kingsman dalam memerangi kejahatan. Kali ini mereka bergabung dengan organisasi rahasia yang sama, asal Amerika. Mereka memerangi raja narkotika yang ingin menghancurkan organisasi rahasia itu.

Jigsaw bercerita mengenai pembantaian yang mengerikan. Film bermula ketika banyak mayat yang bergelimpangan di seputar kota, semua korban mengalami proses kematian yang mengerikan. Ketika penyelidikan berlangsung, bukti menuju kepada satu orang yaitu John Kramer. Namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana bisa pria yang dikenal sebagai Jigsaw ini sudah meninggal selama lebih dari sepuluh tahun lalu bisa muncul kembali? Film yang disutradarai oleh Michael Spierig dan Peter Spierig.

Di Tanah Air, film dimaksud baru akan tayang pada 27 Oktober 2017 namun Kingsman: The Golden Circle  sudah diputar dan menjadi tontonan laris, mengalahkan film horor It. (T/R10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Anggun Raih 2 Penghargaan Sekaligus dalam Bama Music Awards di Hamburg Jerman
Barang-barang John Lennon yang Dicuri Ditemukan tapi Polisi Tak Bisa Tangkap Tersangkanya
Kendall Jenner Model Termahal Setahun Berpenghasilan Rp28,6 Miliar
Animator Sohor Jepang Ditangkap Kasus Pornografi Anak
Foto Bagian Sensitif Madonna Saat Remaja Dilelang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU