Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Ratu Gendang Indonesia, Titiek OM Kendedes Nur MenghadapNya
Jumat, 22 September 2017 | 23:16:13
Jakarta (SIB)- Titiek Nur, personel Orkes Melayu (OM) Kendedes mengembuskan napas terakhir pada Selasa, (19/9). Kabar duka tersebut disampaikan gitaris melodi Senny Zebua di akunnya. Jumat, (21/9), perempuan yang kini bermukim di Bali itu mengunggah sejumlah kenangan bersama almarhumah, perempuan yang dijuluki sebagai Ratu Gendang Indonesia tersebut.

Senny Zebua tidak menjelaskan penyebab Titiek wafat dan dalam usia berapa. Perempuan berdarah Nias yang namanya sempat jadi kontroversi karena mendirikan band cewek di Tanah Air itu hanya menjelaskan bagaimana persahabatannya dengan Titiek sedemikian dalam hingga melebihi sebagai saudara kandung. "Kepergian sahabat, sodaraku ...selama-lamanya persahabatan yang tak pernah pudar...karena ada kasih sayang, saling mengerti satu dengan yang lain, saling memaafkan...dan saling mendoakan sekalipun kami berbeda keyakinan..." kenang Senny Zebua yang langsung beroleh tanggapan ratusan followernya.

Penampilan terakhir Senny Zebua dan Titiek bersama OM Kendedes pada 20 Agustus 2017 ketika TVRI mengadakan pentas musik Aku Adalah Indonesia bersama sejumlah musisi muda. Kelompok band tersebut tampil dengan 7 lagu. "Kami tampil all out. Semangat muda meski usia sudah banyak," kenang Senny Zebua.

Kenangan yang diunggah tersebut membuat ragam pihak ikut berduka. Glora Hutabarat. pendidik dari Yayasan Pendidikan Methodist 12 Medan mengenang almarhumah dengan kepedihan. Senny Zebua dan Dra Catherine Margareth Sitorus MPd adalah rekan seangkatan ketika bermusik di Medan dengan ratusan (mungkin ribuan) murid alumninya. Saat merayakan HUT di Medan, Catherine Sitorus khusus mengundang OM Kendedes tampil gemerlap.

Iis Anurhadi menambah duka kepergian Titiek. Ia mengunggah bahwa si ratu gendang seorang aktivis. Dengan uniform Pramuka, pernah ke Istana Negara.
OM Kendedes berkibar mulai 1978 sebagai satu-satunya group dangdut wanita. Popularitas grup yang mengusung dangdut tapi pada penampilannya mengadopsi sejumlah genre musik dunia mulai pop hingga rock, membuat OM Kendedes populer hingga kawasan ASEAN bahkan Eropa dan AS. "Titiek Nur... aku berdecak kagum melihat tanganmu yang lincah memukul gendang, sambil bernyanyi dan bergoyang... Ratu Gendang Indonesia, semua kehendak Tuhan karena umur manusia bagaikan uap asap yang sebentar kelihatan lalu lenyap," tulis Senny Zebua. "Tiekkk....sekalipun dadaku sesak rasanya tapi aku harus mengatakan, tibalah di rumah Allah di Surga yang Damai selamanya...Amin!" tutupnya. (T/R10/l)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jelang Tengah Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Depan Istana
Bertemu 4 GM PLN Sumut, Gubsu Optimis Tol Listrik Sumbagut-Sumsel Selesai Akhir 2017
Kini Ganti Paspor Cukup Bawa e-KTP dan Paspor Lama
Kasus e-KTP, Andi Narogong Disebut Gonta-ganti Mobil hingga 23 Kali
RI Promosi Investasi Danau Toba Senilai Rp 21 Miliar di Inggris
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU