Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Hollywood Garap Film Action Indonesia Libatkan 3 Perguruan Silat Tanah Air
Minggu, 20 Agustus 2017 | 17:48:41
Jakarta (SIB) -Hollywood - melalui Fox International Productions - menggarap film action berdasarkan cerita khas Indonesia, Wiro Sableng.  Yayan Ruhian - aktor Indonesia yang berlaga dengan aktor Hollywood dalam Fast & Furious 6 - dihunjuk sebagai pengarah koreografi. Untuk membesut film produksi Lifelike Pictures tersebut, dilibatkan 3 perguruan silat terkemuka Tanah Air. Pelibatan dimaksudkan mendapatkan gerak unik dan eksotik yang sebelumnya belum pernah ada. Instansi itu adalah Ada Perguruan Ciung Wanara di Subang, Perguruan Panglipur Galih di Garut, dan Perguruan Silat Tenaga Dasar (PSTD) di Jakarta.

Gerak jurus yang akan digunakan dalam cerita film dirancang oleh tim Yayan. Lalu tim Yayan bertemu dengan Chan Man Ching, pengarah adegan pertarungan, untuk mendiskusikan bagaimana jurus tersebut ditampilkan dalam film. Menurut Yayan, semua jurus yang mereka rancang berasal dari kisah asli Wiro Sableng dalam novel tulisan Bastian Tito. "Kita tidak berani memunculkan jurus baru karena Wiro punya jurus yang belum tentu dapat ditampilkan dalam film," kata Yayan sambil mengatakan walau melibatkan perguruan di Jawa bagian barat, sementara pencak silat punya beragam aliran, dia menjamin bahwa ketiga tempat sudah sesuai kebutuhan film.

Selain menjadi pengarah koreografi, Yayan juga terlibat sebagai aktor pemeran Mahesa Birawa, tokoh antagonis musuh Wiro. Dalam versi novel, kedua orang tua Wiro dibunuh oleh Mahesa, yang lantas membuat Wiro kecil dirawat dan dididik oleh Sinto Gendeng sebagai pendekar. Yayan mengaku bahwa tawaran peran telah datang sejak awal, bersamaan dengan ajakan untuk terlibat sebagai pengarah laga.

Film Wiro Sableng merupakan proyek kolaborasi antara Lifelike dan Fox International Productions. Sheila Timothy menjadi produser, sekaligus menulis naskah bersama Tumpal Tampubolon. Angga Dwimas Sasongko menjadi sutradara. Selain Yayan dan Cecep, sejumlah aktor yang terlibat antara lain Vino Bastian, Marsha Timothy, Sherina Munaf, Ruth Marini, Happy Salma, Marcel Siahaan, Andy /rif, Yaya Unru, Dwi Sasono, Marcella Zalianty, Aghniny Haque, Rifnu Wikana, Lukman Sardi, Fariz Alfarazi, Dian Sidik dan Yusuf Mahardika.

Wiro Sableng merupakan cerita fiksi karya Bastian Tito yang juga dikenal sebagai ayah Vino G Bastian. Sebelum diangkat ke dalam serial televisi dan sekarang film layar lebar, Wiro Sableng adalah buku silat terpanjang dan terlama di Indonesia. Dibuat selama 39 tahun (1967-2006), Wiro Sableng terdiri dari 185 judul. Film diagendakan ditayangkan akhir 2018. (T/R10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Forkada Harapkan Dukungan Kemenko Maritim Bangun Nias
Ka KPH XII : PHPL Berdampak Positif Terhadap Peredaran Kayu
Panitia Konferensi PWI Bona Pasogit Audiensi ke Bupati Taput
Mahasiswa Himmah Pertanyakan Pembahasan P-APBD Tahun 2017 dan KUA-PPAS Tahun 2018
Kerusakan Tembok Penahan Badan Jalinsum di Tarutung Belum Juga Diperbaiki, Ancam Keselamatan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU