Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Frans Sianipar Batal "Perkuat" 1.000 Tari Saman di Lawedesky, Aceh
Jumat, 11 Agustus 2017 | 18:06:57
Dubai (SIB)- Frans Sianipar akhirnya kembali ke Tanah Air. Agenda semula adalah memeringati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lawedesky, Aceh plus berjalan ke Tanah Gayo untuk menyaksikan penampilan ribuan personel penari Saman dalam rangkaian memeriahkan 17 Agustus 2017. Tetapi, karena putranya, artis remaja Michael Anderson Sianipar mengisi kegiatan di Jember, Jawa Timur jadi hari bersejarah Indonesia tahun ini dilewatkan di Surabaya. "Semula sudah diagendakan napak tilas saat masa kecil di Tanah Gayo, Aceh,"  ujar ekspatriat Indonesia yang berkarier di perminyakan dunia, di Halliburton Worldwide Ltd berkedudukan di Dubai itu.

Alumni di SD HKBP Lawedesky, Aceh tahun 1976 tersebut ingat bagaimana kala masih kanak-kanak menjelang remaja melewati peringatan HUT Republik Indonesia. "Kami keliling kampung. Di sana ada pertunjukan Tari Saman yang enerjik. Terus bersepeda ke Blangkejeren. Jauuuh sekali tapi semangat empat lima, jadi masih kuat. Rencana itu batal. Anak-anak pun harus ikut ke Surabaya, kota pahlawan," tambah suami Marnike Sibuea itu.

Yang dimaksud anak-anak adalah Michael Anderson Sianipar dan Jerremy Sianipar. Michael yang kala di Medan masih penyanyi remaja kini berkarir sebagai akuntan di satu perusahaan internasional. Masih dalam posisi training, jadi harus keliling Indonesia di jaringan perusahaan. Pada 17 Agustus 2017 ditempatkan di Jember hingga memilih merayakan tujuh belasan di Surabaya. Sama halnya dengan Jerremy Sianipar.

Penyanyi cilik itu kini sudah berstatus mahasiswa di universitas terkemuka di Jakarta. Sang biduan pun boyongan ke ujung Pulau Jawa. Satu lagi, putra sulungnya, jadi panitia peringatan di Istana Negara.

Meski sekarang fokus pada karier Michael dan Jerremy Sianipar masih tetap berkecimpung di industri hiburan. Tengoklah aksi seni di jejaring video sosial. Bahkan kini meningkat ke teater.

Di Medan, Jerry  yang kala itu menimba ilmu di SD Bethany Simalingkar, Medan, bergabung dalam More Boys. Michael dan Jerry kerap mengukir prestasi di dunia tarik suara di jalur solo. "Tetapi, sekarang dikurangi tapi tetap aktif," cerita Frans Sianipar.

Menurutnya, menetap di luar negeri, justru lebih kental nasionalisme keindonesiaan. "Merdeka," teriaknya. (T/R10/h)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bea Cukai Sita Rokok Ilegal Bernilai Rp 2,7 Miliar
Waspadai Pencurian Modus Pecah Kaca
Peras Dokter di Cakung, 2 Oknum Wartawan Ditangkap
Polisi Gadungan Pembawa Kabur Motor Dibekuk
Miris! Seorang Kuli Bangunan Ini Dibui 158 Hari Tanpa Kesalahan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU