Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Duet Putra Bob Marley - Jay Z, Kolaborasikan Reggae dan Hip Hop
Minggu, 18 Juni 2017 | 19:38:57
Los Angeles (SIB)- Damian Marley  menghasilkan karya kolaborasi dengan musisi hip-hop Jay Z. Kolaborasi itu untuk album baru Jay Z yang dimaksudkan putra bungsu musisi legendaris Bob Marley sebagai paduan reggae dan hip hop. "Kami sedang mengerjakan (musik) di studio, dan dia ingin datang ke Jamaika untuk mengunjungi beberapa tempat," kata Damian Marley, Jumat (16/6). "Dia sebelumnya sudah pernah ke Jamaika, tetapi belum pernah ke Kingston. Jadi, dia ingin ke Kingston dan meminta kami ditemani untuk jalan-jalan dan tur musikal, juga soal sejarah kami di Kingston."

Damian mengatakan bahwa apa yang dia kerjakan untuk proyek musik terbaru Jay Z. Namun dia tidak memastikan akan berwujud apa proyek musik itu. "Saya enggak yakin untuk detailnya seperti apa, tetapi kami mengerjakan musiknya bersama-sama. Saya sudah menjadi penggemar dia sejak dia muncul. Kami belum pernah mengerjakan musik bersama-sama. Jadi, sangat menggembirakan akhirnya bisa bersama-sama mengerjakan musik," tuturnya seperti disiarkan MetrotvNews.Com.

Di Instagram, beberapa akun mengunggah kebersamaan antara Damian dan Jay Z. Damian terbilang cukup berpengalaman dalam industri musik. Dia merilis album penuh perdana pada 1996, dan masih aktif hingga saat ini.

Bob Marley adalah seniman asal Jamaika, Amerika Latin. Melalui seni, pria berambut gimbal itu juga memberontak atas status sosial yang dibangun negara maju. Ia wafat pada 11 Mei 1981 di usia 36 tahun. Setelah beberapa tahun berjuang melawan penyakit melanoma yang dideritanya, akhirnya Bob menghembuskan nafas terakhirnya di Cedars of Lebanon Hospital, Miami.

Kabar meninggalnya sang bintang juga meninggalkan duka bagi warga Jamaika. Pemakamannya dihadiri oleh ribuan warga yang berduka karena sang pahlawan telah pergi.

Pesan yang paling mendalam dan terus dikobarkan aktivis sosial sampai sekarang adalah: "Kalian tahu, aku tak benar-benar punya ambisi. Yang benar-benar ingin kulihat hanya satu, aku ingin melihat seluruh umat manusia hidup bersama, kulit hitam, putih, tionghoa, semua orang. Itu saja." (T/R10/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sejak Indonesia Merdeka, Jalan Huta Gulping Simalungun Tidak Pernah Diaspal
Warga Nagori Pondok Buluh Audiensi dengan Plt Pangulu, Pertanyakan DD 2017
Dirjen Imigrasi Keluarkan Layanan Antrian Paspor Secara Online
Kapoldasu Hadiri Perayaan Natal Raja Sonang se-Dunia di Pematangsiantar
Pemkab Simalungun Bangun Jalan Menuju Nagori Pinang Ratus
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU