Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
400 Pot Bunga di Festival Film Cannes Jadi Tameng Antiserangan Teroris
Jumat, 19 Mei 2017 | 21:57:51
Cannes (SIB) -Empat ratus pot bunga besar ditempatkan di trotoar sekeliling lokasi penyelenggaraan Cannes Film Festival (CFF) ke-70 di pantai tenggara Perancis. Pot-pot bunga menjadi salah satu lapisan keamanan untuk mengantisipasi serangan kendaraan seperti yang pernah terjadi di negara itu delapan bulan lalu. Menurut media setempat, pot itu bahkan 'menyimpan' tentara penembak jitu sebagai tamen antiserangan teroris.

Pada Juli 2016, sebuah truk besar melibas kerumunan orang dalam perayaan Hari Bastille di Nice, tak jauh dari kota Cannes. Serangan ini menewaskan sedikitnya 84 orang, dan menjadi serangan kedua paling mematikan di Perancis setelah aksi teror pada November 2015.

Tindakan pengamanan diperketat menyusul aksi ini, termasuk untuk acara bergengsi seperti CFF yang dihadiri ribuan tamu dari berbagai negara. Seperti diberitakan Reuters, pot-pot besar dipasang sebagai blokade tersembunyi yang dapat menghentikan serangan serupa dari truk atau kendaraan.

Selain itu, polisi juga menempatkan rantai berduri sepanjang 160 meter untuk menghalangi truk, dan mengerahkan bantuan ekstra untuk menginformasikan segala aktivitas mencurigakan. Sebanyak 550 kamera keamanan juga diaktifkan untuk memantau situasi.

CFF 70 telah dibuka sejak Rabu, (17/5) dan berlangsung hingga Minggu 28 Mei. Satu film dari Indonesia masuk ke dalam program Directors' Fortnight, yaitu Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak arahan Mouly Surya. Marlina menjadi film panjang Indonesia keempat yang ditayangkan di CFF, setelah Tjoet Nja' Dhien (1988), Daun di Atas Bantal  (1999), dan Serambi (2006).

Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Bekraf) juga turut hadir dan membawa beberapa judul film nasional untuk dipromosikan di Marche du Film (Pasar film Cannes).  Selain itu Bekraf juga mengajak sedikitnya lima kepala daerah untuk mempromosikan daerah masing-masing sebagai lokasi syuting.

Tahun 2017, film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak diputar dan mendatangkan kebahagiaan. Soalnya, menunggu 12 tahun, baru kali ini film Indonesia kembali mengikuti ajang festival film bergengsi.

Sejak diselenggarakan pertama kalinya di tahun 1969, Festival Film Canes oleh Asosiasi Film Perancis, bertujuan untuk mendukung pembuatan film dan mendorong talenta baru ke hadapan khalayak umum, serta kritikus film pada perhelatan festival film terpenting di kancah Internasional.

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak bercerita tentang seorang janda yang melalui perjalanan mencari keadilan setelah rumahnya diserang oleh segerombolan perampok. Film ini ditulis oleh Auli surya dan Rahma Adi berdasarkan ide cerita Garin Nugroho.

Garin mengatakan, film itu berdasarkan kejadian nyata tantang seorang wanita yang meracuni tujuh orang perampok di kediamannya dan cerita seseorang yang memenggal kepala orang yang tidak ia sukai di sebuah pasar. Kedua kejadian tersebut ia sampaikan kepada Mouly untuk dibuatkan sebuah cerita yang akan dijadikan sebuah film. (t/R10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pedagang Minta Hentikan Eksekusi dan Beri Izin Pendirian Pasar SRO di Pangururan
HUT ke-62, Sat Lantas Polres Asahan Berbagi dengan Warga Kurang Mampu
Bupati Resmikan Pojok Edukasi Sampah di Komplek Stadion Bina Raga Rantauprapat
Anggota DPRD Tegal Kunker ke Tebingtinggi Terkait Perpustakaan dan Arsip
Boy Simangunsong Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Laguboti
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU