Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Ingin ‘Menjajah’ Barat, Jackie Chan Bikin Film Animasi Berbiaya Rp80 Miliar
Kamis, 20 April 2017 | 19:55:49
Jackie Chan
Beijing (SIB) -Jackie Chan kembali ke layar kaca dengan serial animasi yang diproduksinya bersama beberapa rekanan, J-Team: All New Jackie Chan Adventures.
J-Team: All New Jackie Chan Adventures merupakan serial kartun tiga dimensi (3D) untuk anak-anak yang menampilkan Chan versi cilik dan tim protagonis anak yang melawan penjajah raksasa.

Melansir Hollywood Reporter, serial yang terdiri dari 104 episode itu memakan biaya produksi 6 juta dolar AS atau sekitar Rp80 miliar. Rencananya kartun itu bakal tayang di tiga televisi khusus anak-anak dan 200 saluran terestrial di seluruh China. Proyek idealis tersebut pun dimaksudkan membentengi anak-anak China dari penetrasi budaya asing. Aktor kaliber Oscar itu pun ingin menjadikan karyanya 'menjajah' Barat karena selama ini sinema dari negeri seberang memenuhi China.

Selain Chan, program itu juga menampilkan bintang anak-anak Kyana "Poppy" Downs, artis cilik yang terkenal karena acara realita berseri Dad, Where are We Going?

Serial kartun ini diperuntukan untuk anak-anak berusia tiga hingga 10 tahun. Karenanya, petualangan Chan di sana akan dibuat menghibur dan berisi nilai yang positif dengan mengangkat nilai-nilai dan kebiasaan sehat masyarakat tradisional China.

Pada setiap akhir episode, Chan akan muncul sebentar dalam bentuk live-action untuk memberikan pelajaran rumah dan semangat kepada anak-anak. "Ini untuk membantu anak-anak melakukan hal-hal yang tidak selalu mereka suka, seperti tidak melihat ke ponsel dalam waktu lama, selalu menggosok gigi, menghormati orang yang lebih tua, dan membuang sampah pada tempatnya," kata Chan dalam jumpa pers di Beijing International Film Festival. "Jika Anda mengatakan kepada mereka, kadang mereka tidak akan mendengarnya, tapi melalui komedi dan aksi, mereka akan mulai mengikuti itu," katanya seperti disiarkan CNNIndonesia.Com, Rabu, (19/4)

Partner produksi Chan, Zhejiang Talent Television & Film, Khorgas JJ Culture Media Co. dan VJ Animation Studio juga berambisi untuk membuat film dari serial itu pada 2009. Mereka juga akan membuat merchandise dan membangun taman bermain.

Meski demikian, tujuan Chan sangat lugas, yakni mencari para investor. "Mereka memiliki banyak rencana. Sedangkan saya, saya hanya ingin membuat sebuah kartun untuk anak-anak di seluruh dunia. Kemungkinan, ketika taman bermain itu jadi, saya bakal berusia 80 tahun," kata Chan yang saat ini berusia 63 tahun dan sudah berkarier selama empat dekade dalam dunia perfilman. "Saya hanya peduli dengan tahun ini. Saya tidak memiliki waktu untuk melakukan hal-hal lain. Mereka memeras Jackie Chan," katanya.

Serial kartun ini merupakan kelanjutan dari Jackie Chan Adventures yang tayang melalui Kids' WB pada 2000 hingga 2005 di lebih dari 60 negara. "Dulu sangat sulit membawa industri perfilman China ke luar negeri. Sekarang, China memiliki modal dan kemampuan untuk mulai membeli perusahaan asing," katanya.

Jackie Chan mengatakan serial kartun ini bukanlah untuk membuat keuntungan baginya melainkan dapat membawa kebudayaan China ke dunia. "(Acara ini) bukan semata-mata untuk mencari uang. Saya sudah memiliki banyak uang," kata aktor yang meraup 61 juta dolar AS atau sekira Rp811 miliar pada 2016 itu, menurut Forbes. "Saya berharap untuk menggunakan pengaruh saya untuk membawa kebudayaan China ke dunia!" (T/R10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Patung Yesus di Papua Habiskan Rp500 M, Diklaim Termegah di Dunia
PDI-P Jaring Balon Gubsu dan 8 Bupati/Wali Kota Ikuti Pilkada Serentak 2018 di Sumut
Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Sabtu 27 Mei 2017
Polri Ingin CCTV di Setiap Kota Terkoneksi dengan Polres
Kongres Ulama Perempuan di Cirebon Dihadiri Utusan 15 Negara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU