Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Wafat Masuk Jurang, Jasad Yan Berlin Panjaitan Dimakamkan Paska Kebaktian Paskah
Senin, 17 April 2017 | 20:57:00
SIB/Dok
IBADAH TUTUP PETI: Artis senior Agustine Tambunan Marbun mengiringi ibadah tutup peti jasad Yan Berlin Panjaitan dengan kidung Dung Sonang Rohaku membuat pelayat menangis di Jakarta, Minggu, (16/4). Inzert alm Yan Berlin panjaitan ketika masih hidup.
Jakarta (SIB) -Jasad penyanyi senior Yan Berlin Panjaitan, Minggu, (16/4), dimakamkan paska kebaktian Paskah. Ratusan artis silih berganti melayat dan berdoa langsung di depan mayat artis yang mengembuskan napas terakhir pada Kamis, (13/4) di RS Fatmawati tersebut.

Sebelum ajal menjeput, Yan yang bermukim di Kampung Rawageni, Cipayung itu jatuh ke jurang Kali Baru sedalam 5 meter, dari tepi Jalan Raya Citayam, Depok, Jumat (7/4) dinihari, sekira pukul 01.00. Saksi mata mengatakan, Yan turun dari angkot, sebelum kakinya mencecah, angkot langsung bergerak hingga tubuh pria yang menderita diabetes itu limbung dan terperosok ke jurang.

Ketika dievakuasi petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Yan siuman tapi kondisinya lemah serta harus dirawat hingga menutup mata. Kabar duka pun memenuhi dunia maya, diawali di akun kerabatnya Laba Suprianto Simanjuntak.

Yang mengharukan, ketika acara tutup peti. Agustine Tambunan Marbun mengiringi dengan kidung Dung Sonang Rohaku yang membuat keluarga, kerabat dan sahabat yang memenuhi ruang duka menitikkan air mata. Musisi Paul Sihombing sempat mengusap wajah dengan mata berkaca-kaca ketika lagu tersebut diperdengarkan. "#RIP guruku dan pembimbing rohani," ujar Christina G Grace Tobing dan dibalas JF Arief S dengan ucapan senada.

Di Tarutung, Sumatera Utara, Roviol Panjaitan - rekan Yan dan Agustina Marbun - menyampaikan duka yang dalam atar kepergian sang biduan. Ucapan duka pun datang dari Yunita Manurung. Istri Edward Sitorus yang sedang di Australia itu mencatat sejumlah kenangan manis bersama Yan ketika sama-sama berkidung pujian.

Agustina Marbun yang kini fokus pada pembinaan bibit muda dalam memuliakanNya mencatat, Yan tak sekadar bermazmur tapi membuka jalan dan mengajak ragam pihak ikut melayaniNya. "Kepada tulang kami Yan Berlin Panjaitan, sudah entah berapa juta orang dikuatkan dengan pujianmu. Selamat Paskah kepada saudara/i 'ku seiman yg menjalankan. Seorang penyanyi lagu rohani kita sudah tenang bersama Bapa... Tuhan Yesus di Sorga," ujar Agustina Marbun.

Sejumlah artis lain pun mengucapkan belasungkawa. Tetty Manurung bahkan masih tak percaya tentang kepergian utnuk selamanya almarhum. "Kami masih ketemu paa acara Minggu, (2/4) di Hotel Sultan," k enang perempuan yang membawa nama harum Indoensia di Festival Pop Tokyo itu.

Berliana Tambunan pun masih belum yakin. Ia terakhir bertemu dengan almarum di pesta Ratna Prihatin. "Neliau memelukku erat," kenangnya.

Yan memiliki nama harum dalam dunia penyembahanNya. Sebelumnya, pria pemilik suara bariton itu berulang kali memenangi festival lagu pop dan seriosa. Selain Agustina Marbun, Tetty Manurung, Yan adalah nama-nama singa podium asal Sumut. Yan bahkan pernah menghentak pangging PON 1993 dan 1996 ketika duet dengan seniornya Emilia Contessa.

Namanya berkibar dalam banyak festival bersama penyanyi ibu kota seperti Melky Goeslow, Berlian Hutauruk dan Margie Segers. Sejumlah album Yan selain pop Indonesia, juga pop Batak dan Rohani Kristen atau album Batak Rohani di bawah Maranatha Record.

Menjadi pengajar tetap di Sanggar Vokal Radio RRI mulai 1978 sampai 1985. Puluhan anak didiknya menjadi artis besar di antaranya Ozzi Syahputra, Heydi Diana, Maya Angela, Jayanti Mandasari,Wahyu OS, Rama Aiphama, Oce Ririmasse dan Laurenz Sahertian. (T/r10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Penikaman di Finlandia dan Rusia, 2 Orang Tewas 14 Terluka
Balita Tewas “Dikeroyok” 30 Tawon
Trump Pecat Penasihat Senior Steve Bannon yang Kontroversial
Sama-sama Tidak Populer, Putin Dinilai Lebih Baik dari Trump
Kebakaran Besar di Portugal, Ribuan Warga Desa Terperangkap
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU