Home  / 
Pergelaran Bharatanatyam di AS, Shobha Subramarian Ngaku Menari Bersama Tuhan
Minggu, 5 Maret 2017 | 18:46:19
Shobha Subramarian
Maryland (SIB) -Shobha Subramarian menjadi pengajar tetap seni tari klasik India di di University of Maryland, Amerika Serikat. Saat menampilkan tari Bharatanatyam, perempuan kelahiran India yang sejak berusia 25 tahun berimigrasi ke negeri adidaya itu menumpahkan segala kemampuan. Pada satu titik,
dalam pergelaran tari yang asal-muasalnya hanya disuguhkan dalam prosesi kerajaan itu, Shobha mengaku menari bersama Tuhan.

Ia meliukkan tubuh bersama gemerincing gelang di kakinya terdengar nyaring. Kedua telapak tangannya menggenggam bunga. Iringan musik yang mengalun membuat tubuhnya terus berinteraksi.

Tarian itu memiliki makna persembahan: bisa kepada Tuhan, menyambut tamu, atau tarian menjaga kelanjutan kehidupan di Bumi. Shobha mencoba merepresentasikan kehadiran Dewa Siwa. Dengan iringan sitar, kendang dan musik khas India, ia terus menari seolah-olah menjadi sosok Dewa Siwa.

Bharatanatyam sesungguhnya memadukan antara ritme musik dan emosi dalam gerakan untuk menceritakan sejarah India. Tari Bharatanatyam umumnya bertemakan kisah-kisah ajaran agama Hindu. Berkembangnya zaman, tarian itu semakin terbuka dengan berbagai referensi lain.

Shobha ke AS bermodal impian dan keterampilan menari. "Saya lahir di keluarga musik. Saya tumbuh dan menyukai musik. Saya mulai travel perform di india.
Sebagai orang Asia, saya bermimpi untuk pindah ke Amerika untuk hidup baru. Karena Amerika menawarkan kesempatan. Tahun 1990 saya dan suami pindah ke Amerika," tulis Harian Nasional.Com, Jumat (3/3).

Di AS memulai kehidupan baru dengan bekerja apa saja demi mendapatkan uang. Shobha mulai kembali menari dengan membuka kelas kecil di rumahnya.
Sehabis menari Shobha selalu menjelaskan makna tariannya kepada orang-orang AS. Menurutnya, banyak orang mengenal tarian India sebatas yang ada dalam film Bollywood. Tidak ada yang mengenal tarian Bharatanatyam.

Tarian yang ditampilkan dalam film, kata Shobha, sebetulnya telah dipengaruhi banyak unsur seperti hip hop, pop, rock, dan lain-lain, sehingga tarian tersebut lebih populer di masyarakat dunia. Sementara Bharatanatyam adalah tarian tradisional layaknya tarian Jawa yang dimainkan hanya oleh seorang penari. "Untuk menciptakan tarian baru, saya percaya itu harus ada pencerahan dari Tuhan. Dia juga selalu kembali ke gurunya meminta restu dan ide untuk membuat tarian baru," kata Shobha.

Telah banyak murid yang diajari tarian tradisi India. Banyak orang Eropa dan Amerika memainkan dan mempelajari tarian Bharatanatyam. Shobha selalu merasa senang dengan perannya sebagai penari. "Saat saya menari saya selalu menikmatinya. Saya merasa bersatu dengan Tuhan!" (t/R9/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Raih Action Star of the Year, Aktris Zimbabwe-Amerika Ungguli Chris Pratt dan Ryan Reynolds
Adjie Notonegoro Kini Mengembala, Berkesaksian di GBI GranDhika Medan
Hombo Batu Disuguhkan di Stosa Art Parade 3
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU