Home  / 
Trimedya Panjaitan Pimpin Rakor Pemenangan di Samosir
PDIP Akan Pecahkan Rekor, Menangkan Pileg dan Pilpres 2 Kali Berturut
* Target 7 Kursi DPR RI dan 25 Kursi DPRD Sumut
Kamis, 8 November 2018 | 12:11:48
SIB/Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA: Ketua DPP PDIP yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan SH MH foto bersama Ketua DPC PDIP Samosir Sorta Hertati Siahaan, Pantur Banjarnahor, Effendi Naibaho dan pengurus PAC se- Kabupaten Samosir, usai rapat konsolidasi pemenangan Pileg dan Pilpres, Selasa (6/11), di Hotel Dainang, Pangururan, Samosir.
Pangururan (SIB) -Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan SH MH mengatakan, PDIP menargetkan memenangi Pileg dan Pilpres dua kali berturut-turut. Dengan demikian, PDIP memecahkan rekor tidak terkalahkan di era reformasi. Hasil survei menyebutkan, partai berlambang kepala banteng moncong putih ini menang secara nasional, begitu juga pilpres dimenangi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Tapi, jangan kita euforia dengan survei sehingga tidak melakukan apa-apa, kita harus kerja keras. Dari Sumut untuk DPR RI kita targetkan 7 kursi dan 25 kursi untuk DPRD Sumut. Jika ini tercapai, akan lebih mudah kita mempersiapkan kader untuk Pilpres, Pilgubsu dan Pilkada. Kabupaten Samosir ditarget memperoleh 30.000 suara. Sehingga untuk Pilgub, kita bisa mengusung pasangan tanpa berkoalisi," kata Trimedya ketika memimpin rapat kordinasi pemenangan Pileg dan Pilpres bersama DPC PDIP Samosir, Selasa (6/11) di Hotel Dainang, Pangururan, Samosir.

Turut hadir dalam rakor, Ketua DPC PDIP Kabupaten Samosir Sorta Hertati Siahaan, Ketua DPRD Rismawati Simarmata, Seketaris DPC Marcel, Pantur Banjarnahor, Fernando Sitanggang, Jonsen Situmorang, Rinto Hutapea, Effendi Naibaho dan lainnya.

Trimedya yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini mengingatkan kepada kader bahwa Pileg masih lama (April). Untuk sosialisasi dan kampanye disarankan supaya mengatur stamina. Pergerakan jangan seperti lari sprint, tapi harus marathon agar tidak kehabisan nafas. Dia juga mengingatkan agar sesama kader jangan mau ribut-ribut, harus kompak dan menjaga soliditas, hindari pergesekan.

"Tugas kita bukan hanya untuk memenangkan Pileg dan Pilpres saja. UU MD3 juga harus kita kawal, karena menjelang Pileg 2014 kita kecolongan. Di saat kita sibuk sosialisasi, kawan-kawan partai lain merubah UU MD3, sehingga ketika kita jadi pemenang, tapi bukan PDIP yang jadi ketua DPR RI. UU tersebut sudah dikembalikan seperti semula, kita kawal terus, agar ketika kita jadi pemenang, kitalah ketua DPR RI," terangnya.

Terkait banyaknya OTT kepala daerah dari PDI Perjuangan, lanjut Trimedya, akan menjadi catatan akhir tahun bagi partai. PDIP akan melaksanakan rapat kordinasi bidang hukum, partai kan mengingatkan seluruh kepala daerah yang diusung PDIP agar hati-hati dalam mengelola APBD dan jangan korupsi. Selama bulan Oktober saja, KPK sudah 4 kali melakukan OTT.

"Hal ini bisa terjadi disebabkan cost politics sangat tinggi, untuk menjadi kepala daerah bisa habis antara Rp45-Rp50 miliar. Bukan untuk money politics, tapi Pilkada langsung memerlukan banyak biaya. Terakhir setelah duduk, gaji bupati hanya Rp60 juta, sampai 5 tahun menjabat cost yang Rp50 miliar tidak bisa kembali, akhirnya 'merampok' APBD," tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, PDIP juga sudah mencermati bagaimana pemilihan kepala daerah dan Pilgubsu dilakukan lewat DPRD saja. Sejumlah fraksi di DPR RI sudah mengarah setuju kalau Pilkada dikembalikan ke legislatif pemilihannya, untuk mencegah mubazirnya anggaran. "Anggaran pilkadanya besar, pasangan calonnya juga harus mengeluarkan biaya besar, kalau melalui legislatif anggaran pasti sedikit," ungkapnya. (A10/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU