Home  / 
Keluarkan 407 SKT di Lahan HGU PTPN II, Negara Rugi Rp 1,178 Triliun
* Hari Ini Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor Medan
Kamis, 8 November 2018 | 10:57:50
Lubukpakam (SIB) -Berkas tersangka mantan Kepala Desa Sampali, Ir Sri Astuti alias Butet sudah dilimpahkan Kejaksaan Negeri Deliserdang ke Pengadilan Tipikor di Medan karena dinyatakan sudah lengkap atau P21.  

"Iya berkas tersangka mantan Kepala Desa Sampali, Sri Astuti alias Butet sudah lengkap dan telah dilimpahkan pada 30 Oktober lalu ke Pengadilan Tipikor di Medan untuk segera disidangkan," kata Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang, Asep Maryono SH kepada SIB, Rabu (7/11) sore di kantornya.

Asep Maryono menyebutkan, tersangka sebelumnya telah mengeluarkan 407 SKT (Surat Keterangan Tanah) di lahan HGU PTPN II Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang yang hak penggunaannya akan berakhir tahun 2028, akibatnya negara merugi mencapai Rp 1,178 triliun.

Sri Astuti sebelumnya telah menjalani hukuman selama 14 bulan (1 tahun 2 bulan) kurungan penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Tanjung Gusta, Medan dalam kasus berbeda yakni Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polrestabes Medan dalam kasus Pungli (pungutan liar) sebesar Rp 5 juta untuk mengurus surat silang sengketa tanah pada Agustus 2017 lalu.

Namun tersangka segera menjalani hukuman dan mempertanggungjawabkan perbuatannya kembali karena telah merugikan negara sebesar Rp 1.178 triliun terkait kasus mengeluarkan Surat Keterangan Tanah (SKT) di lahan HGU milik PTPN II.

"Iya benar setelah bebas kemarin kasus OTT Polrestabes Medan, tersangka kita jebloskan kembali ke penjara Lapas Tanjung Gusta, Medan pada 3 Oktober 2018 lalu, terkait kasus menerbitkan dan mengeluarkan 407 SKT di lahan eks HGU, masuk kategori tindak pidana korupsi. Kita takut dia akan melarikan diri, maka kita jebloskan kembali ke penjara," tegas Asep.

Kata Asep, tersangka melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 subsider pasal 3 jo pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal hukuman penjara seumur hidup.

Kasipidsus Kejari Deliserdang, Fajar Syahputra Lubis SH saat dikonfirmasi SIB menambahkan, tersangka Sri Astuti akan melaksanakan sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (8/11) pagi.

"Iya, sidang perdana akan dilaksanakan pada Kamis 8 November 2018 pagi di Pengadilan Tipikor, Medan dengan tersangka mantan Kades Sampali, Ir Sri Astuti alias Butet," sebut Kasipidsus. (C05/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sekdaprovsu Buka Sosialisasi E-Formasi Pemprovsu, Sistem Transparan Lindungi Pegawai
Timses Jokowi Balas PAN: Narasi Ekonomi Prabowo-Sandi Cuma Jargon
Jaksa Kembalikan Berkas Nur Mahmudi ke Polisi
Kebakaran di Kementerian Pertahanan, 11 Mobil Pemadam Dikerahkan
3 Bulan Ditahan KPK, Idrus Marham Pamer Bikin Buku
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU