Home  / 
Kemacetan Menghantui Masyarakat
Parlindungan Purba: Jalan Tol Medan - T Karo Perlu Direalisasi Segera
Senin, 22 Oktober 2018 | 11:09:14
Parlindungan Purba
Medan (SIB) -Kemacetan jalan Medan-Berastagi yang  semakin menghantui masyarakat karena sering terjadi dan sudah sepatutnya menjadi perhatian pemerintah provinsi dan pusat.  Jarak tempuh Medan-Kabanjahe yang selama ini dalam kondisi normal maksimal 2 jam, kini bisa jadi 6 jam. Tak jarang warga harus bermalam di jalan karena kemacetan yang terjadi.

Hal itu dikatakan anggota DPD dari Sumatera Utara Parlindungan Purba kepada SIB, Minggu (21/10) menanggapi kemacetan jalan  Medan-Berastagi akibat truk terbalik di Sibolangit, Deliserdang. Dijelaskan,  kerugian yang ditimbulkan akibat kemacetan tersebut sangat besar baik itu materi maupun waktu.

Disebutkan, jalan lintas Medan-Berastagi saat ini memang sudah sangat tidak kondusif lagi. "Jalannya sempit,  bila ada truk yang mogok saja arus lalu lintas  langsung terganggu. Harus  pakai sistem buka-tutup. Bila sopir tak sabar dan saling berlomba supaya bisa melaju, akibatnya fatal, bisa macet total. Apa lagi bila ada kecelakaan lalu lintas ataupun bencana alam seperti longsor. Kemacetan bisa terjadi berjam-jam.  Mobil bisa mengular hingga belasan kilometer. Warga harus bermalam di jalan. Darurat macetlah," jelasnya.

Kondisi ini katanya sangat riskan, bukan hanya merugikan masyarakat pelintas saja, tapi juga akan berdampak terhadap pariwisata.  Wisatawan akan berpikir dua kali untuk melintas  di jalan tersebut terutama pada hari libur.  Sementara jalan tersebut merupakan jalan menuju daerah wisata antara lain  Danau Toba (Tongging, Haranggaol) dan  jalan lintas provinsi.

Selain itu sebutnya, hasil pertanian Karo berupa  buah, sayur mayur  dan lainnya yang setiap hari dikirim ke Medan akan busuk di tengah jalan karena macet atau tidak laku lagi dijual di pasar induk karena tiba kesiangan.

"Semuanya jadi rugi," jelas Parlindungan yang kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD pada pemilu 2019 mendatang

Sekaitan dengan itu, menurutnya sudah saatnya jalan tol Medan-Berastagi direalisasikan di pemerintahan  sekarang ini. Jalan alternatif yang selama ini sudah ada, tetapi  kondisinya masih memprihatinkan harus segera dibenahi. Aspirasi ini sudah disampaikan kepada presiden  dan Gubsu.

Bila jalan tol direalisasikan dan jalan alternatif diperbaiki menurut Parlindungan akan membuat akses yang lebih luas bagi masyarakat, pertumbuhan ekonomi juga akan semakin cepat. Berastagi sebagai daerah wisata akan semakin berkembang.

"Pembangunan jalan tol ini penting dan perlu segera direalisasikan sebagai antisipasi jumlah kendaraan yang terus bertambah dan  merupakan dambaan seluruh masyarakat. DPD akan terus berupaya dan mendukung realisasi jalan tol Medan-Berastagi yang sudah digaungkan sejak 2017," katanya. (R5/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Paripurna RPJMD Hanya Dihadiri 10 Anggota Dewan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Anggota DPRD Medan Nilai, Pemko Masih Tebang Pilih Tertibkan Reklame
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
Bupati Indramayu Tepis Isu Mundur karena Masalah di KPK
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU