Home  / 
4 Perusahaan Tercatat Sumbang Dana Awal Kampanye Jokowi - Maruf
* Dana Awal Prabowo - Sandi Rp2 M
Senin, 24 September 2018 | 11:10:27
Jakarta (SIB) -Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma'ruf Amin mendatangi kantor KPU. Kedatangannya untuk memperbaiki dokumen Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

"Berkasnya saja, memang masih ada kekurangan jadi nanti akan kita bahas," ujar Tim Bendahara TKN Jokowi- Ma'ruf, Syafrizal, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (23/9).

Syafrizal mengatakan laporan dana awal kampanye sebelumnya telah diserahkan kepada KPU. Dia mengatakan sebanyak Rp 11 miliar dana awal telah dilaporkan.

"Kemarin itu udah serahkan laporan dana awal kampanye itu, sampai dengan kemarin kita udah kumpulkan dana sebesar 11 miliar. Itu untuk uang tunainya sebesar 8.5 miliar, dan selebihnya kita berupa jasa," kata Syafrizal.

Dia mengatakan jumlah ini didapatkan dari sumbangan perusahaan dan perseorangan. Menurutnya, terdapat empat perusahaan dan satu perseorangan yang telah dilaporkan.

"Itu kita dapat dari perusahaan dan satu orang dari pribadi. Ada empat (perusahaan), tapi saya enggak berani bicara. Saya di sini untuk menyampaikan aja, udah bersama sekjen kan kemarin sama wakil bendahara juga," tuturnya.

Tim capres cawapres Jokowi-Maruf Amin melaporkan dana awal kampanye sebesar Rp 11,9 miliar. Dana itu tersimpan dalam rekening yang baru dibuka pada 20 September 2018.

"Saldo awal per 20 September 2018 sampai 22 September 2018 tercatat total Rp 11,9 miliar," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (22/9). 

Prabowo-Sandi Rp 2 Miliar
Sementara itu, calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahudin Uno melaporkan dana awal kampanye dirinya dan calon presiden Prabowo Subianto. Dana awal kampanye pasangan ini tercatat sebanyak Rp 2 miliar.

"Hari ini kami laporkan semuanya secara lengkap termasuk saldonya, jumlah saldonya banyak sekali, yaitu Rp 2 miliar," ujar Jubir Tim Kampanye Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Kantor KPU, Minggu (23/9).

Laporan dana awal ini diserahkan langsung oleh Sandiaga, dan diterima oleh Komisioner KPU Hasyim Asyari. Dahnil mengatakan jumlah ini berasal dari patungan antara Prabowo dan Sandi.

"Dari mana duit Rp 2 miliar ini? Ini berasal dari dua orang penting di republik ini, yaitu Rp 1 miliar dari Prabowo Subianto, Rp 1 miliar lagi dari Sandiaga Salahudin Uno. Jadi patungan, satu miliar-satu miliar, kolekan," ujar Dahnil.

Dia mengatakan nantinya jumlah ini masih akan bertambah. Menurutnya Prabowo dan Sandi akan memaksimalkan kampanye menggunakan uangnya sendiri.

"Rp 1 miliar ini mungkin nanti akan bertambah, dari mana sumbernya tentu terus terang Bang Sandiaga sudah berkomitmen, Pak Prabowo juga sudah berkomitmen, seluruh resources yang mereka punya itu bisa digunakan untuk kepentingan kampanye," kata Dahnil.

"Jadi pendanaan kami insyaallah bisa dimaksimalkan dari Pak Prabowo dan juga dari Bang Sandi, jadi insyallah pasangan ini itu tidak akan mau menggadaikan dirinya ke cukong atau kelompok-kelompok lain yang mau pemerintahan di masa depan, ini catatan penting kami," sambungnya.

Sementara itu Sandiaga sendiri mengatakan akan melakukan pelaporan setiap bulan. Hal ini dimaksudkan untuk untuk menghadirkan kampanye yang transparan.

"Ini merupakan komitmen kami menghadirkan kampanye yang transparan dan akuntabel. Melakukan pelaporan tiap bulan kepada publik, pada rakyat tentang apa saja yang kita terima pada bulan tersebut, jadi kita melakukan lebih dari yang ditentukan atau diharuskan," ujar Sandi. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Babinsa Agara Bantu Petani Panen Padi
Tambal Sulam Hotmix Dinas Bina Marga Sumut Resahkan Pengendara di Jalinsum Langkat
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam
KPAI Minta Pelaku Kekerasan Seksual 4 Siswi SD di Langkat Ditangkap
Jalan Antar Kecamatan di Karo Rusak Berat dan Butuh Perbaikan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU