Home  / 
Penyalahgunaan Anggaran, Modus Korupsi Terbanyak Sepanjang 2018
Rabu, 19 September 2018 | 11:22:42
Jakarta (SIB)- Indonesia Corruption Watch (ICW) melakukan pemantauan penanganan kasus korupsi yang terjadi selama semester I 2018. Pemantauan yang dilakukan merupakan kasus korupsi yang telah masuk tahap penyidikan dan telah memiliki tersangka.

Hasil pemantauan ICW menemukan tren korupsi semester I 2018 berdasarkan pemetaan modusnya lebih banyak dilakukan melalui penyalahgunaan anggaran, sebanyak 39 kasus dengan nilai kerugian negara mencapai Rp 86,5 miliar.

"Berdasarkan modusnya, penyalahgunaan anggaran merupakan modus yang paling banyak dilakukan pelaku korupsi selama semester I 2018," kata Anggota Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah, dalam diskusi Tren Penindakan Kasus Korupsi Semester I 2018, Selasa (18/9) di kantor ICW Kalibata, Jakarta Selatan.

Selain modus penyalahgunaan anggaran, pada semester I 2018 juga ditemukan modus lain yaitu mark up sebanyak 26 kasus, suap sebanyak 24 kasus, pungutan liar sebanyak 17 kasus, penggelapan sebanyak 11 kasus.

Kemudian ada juga laporan fiktif sebanyak 11 kasus, penyalahgunaan wewenang sebanyak 4 kasus, gratifikasi sebanyak dua kasus, penyunatan atau pemotongan sebanyak dua kasus.

Dari hasil penelusuran ICW juga diketahui, pada semester I 2018, penegak hukum berhasil melakukan penindakan kasus korupsi sebanyak 139 kasus dengan 351 orang ditetapkan sebagai tersangka. Nilai kerugian negara yang timbul akibat perbuatan korupsi yaitu Rp 1,09 triliun dan nilai suap sebesar Rp 42,1 miliar. (SP/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Cegah Penyalahgunaan Anggaran, Sekwan DPRD Tanjungbalai dan Kejari TBA Jalin Kerjasama
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU