Home  / 
Bekali Caleg Perindo, Jokowi Singgung "Serangan Udara"
Selasa, 18 September 2018 | 12:04:42
Jakarta (SIB)- Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pembekalan kepada calon anggota DPR dari Perindo. Jokowi menyinggung soal strategi di Pemilu 2019.

Jokowi mengatakan, Pemilu 2019 merupakan pengalaman pertama yang pelaksanaan Pileg dan Pilpres berbarengan.

"Belum pernah kita memiliki seperti ini. Ini pengalaman pertama Indonesia dalam melaksanakan pemilu, pileg dan pilpres serentak," kata Jokowi di gedung INews Center, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Senin (17/9).

Jokowi mengatakan strategi besar yang dilakukan untuk Pemilu 2019 itu, akan ketahuan setelah hari pencoblosan.

"Strategi besar dan kejadiannya nanti seperti apa baru kita tahu nanti setelah coblosan," katanya.

Kepada para caleg Perindo, Jokowi mengingatkan soal besar dan luasnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang memiliki 17 ribu pulau dan terdiri dari 34 provinsi. Dia juga menyinggung soal 'serangan udara' yang dilakukan Perindo.

"Yang saya lihat dari sisi serangan udara, Partai Perindo saya kira sudah selesai. Saya kalau tengah malam jam 23.00, jam 24.00, jam 01.00 nyetel di semua channel MNC Group semuanya Perindo. Sampai nyanyinya saja saya, istri saya hafal semua. Artinya sisi udara rampung," katanya.

Tak Ada yang Kenal
Pada kesempatan itu, Jokowi bercerita mengenai dirinya yang pernah tak dikenal orang pada tahun 2004 silam. Namun hal itu dia jawab lewat program yang dia lakukan saat menjadi Wali Kota Solo.

"Tapi ingat, ini belum menyelesaikan. Dari pengalaman yang saya punyai, memang sekarang ini baru ramai diperbincangan yaitu micro targeting, micro campaigning dan micro kanvassing. Ini belum ada, tapi saya sudah lakukan. Sejak 4 tahun lalu," katanya.

Dia juga mengatakan, berjualan produk dengan berjualan politik memiliki kesamaan.
"Jadi saat itu di 2004 ada pilkada pemilihan wali kota, tanya di Solo, kenal nggak yang namanya Jokowi? Nggak ada yang kenal. Nggak ada. Tapi dari pengalaman saya berjualan produk, saya lihat jualan produk sama jualan politik itu mirip," jelas Jokowi.

Selanjutnya, pidato pembekalan Jokowi kepada caleg Perindo ini berlangsung secara tertutup dari awak media.

Sebelumnya, dalam acara itu Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo mengatakan kepada kadernya agar belajar dari Jokowi. Jokowi adalah orang yang penuh dengan pengalaman, mulai dari tidak dikenal hingga menjadi Presiden RI.

"Saya sampikan kepada mereka bahwa kalau mau belajar yang paling efektif ya dari Bapak Jokowi. Beliau dari pengusaha dan kemudian jadi politisi sebagai Wali Kota Solo, kemudian jadi gubernur dan sekarang jadi Presiden yang kita cintai. Dan kami ingin mendengar dari bapak bagaimana menggeser mungkin dari yang tidak dikenal, kemudian dikenal dan disukai dan menjadi pucuk pimpinan di negeri ini," kata Hary Tanoe. (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Babinsa Agara Bantu Petani Panen Padi
Tambal Sulam Hotmix Dinas Bina Marga Sumut Resahkan Pengendara di Jalinsum Langkat
Kapolda Sumut Silaturahmi dengan Tuan Guru Babussalam
KPAI Minta Pelaku Kekerasan Seksual 4 Siswi SD di Langkat Ditangkap
Jalan Antar Kecamatan di Karo Rusak Berat dan Butuh Perbaikan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU