Home  / 
Sentilan ?Jenderal Kardus? Andi Arief Berujung Rangkulan Prabowo
Jumat, 14 September 2018 | 11:10:28
SIB/CNN Indonesia/Hesti Rika
DIRANGKUL: Wasekjen Demokrat Andi Arief dirangkul Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno usai tudingan ?jenderal kardus? dan dugaan mahar politik Rp500 miliar.
Jakarta (SIB) -Masih ingat soal ungkapan 'jenderal kardus'? Kalimat tersebut dilontarkan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief kepada bakal capres 2019, Prabowo Subianto. Prabowo seolah membalas sentilan tersebut dengan rangkulan hangat ke Andi Arief.

Sekitar sebulan Andi Arief berang kepada Prabowo Subianto. Ia mencuitkan soal 'jenderal kardus'. Saat itu, ia kecewa dengan sikap Prabowo yang memilih Sandiaga sebagai pasangannya di Pilpres 2019. Andi Arief sampai meradang.

"Prabowo ternyata kardus. Malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jenderal kardus," cetus Andi Arief, Rabu (8/8).

Bahkan, Andi Arief menyebutkan ada mahar total Rp 1 triliun untuk PKS-PAN dari Sandiaga supaya bisa jadi cawapres Prabowo. Tudingan ini berbuntut panjang hingga ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ungkapan 'jenderal kardus' dan tudingan mahar jadi bola panas. Hubungan Partai Demokrat dengan koalisi Prabowo-Sandi sempat menghangat. Namun akhirnya isu itu mereda, tudingan pun kandas di Bawaslu. Akhirnya Prabowo malah merangkul Andi Arief.

Momen rangkulan itu terjadi seusai pertemuan Prabowo dengan Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (12/9) malam. Awalnya, wartawan meminta sesi foto bersama seusai jumpa pers hasil pertemuan.

Andi Arief yang berada di barisan belakang, dipanggil Sekjen PD Hinca Pandjaitan untuk maju dan berdiri tepat di samping Prabowo. Sejurus kemudian, Prabowo merangkul Andi Arief dan bertukar tawa. Sandiaga juga ikut akrab bersama Andi Arief.

Andi Arief merespons. Lewat akun Twitter, ia mengunggah foto kebersamaan dengan Prabowo-Sandiaga. Khusus dengan Prabowo, ia mengaku sudah kenal lama dengan mantan Danjen Kopassus itu.

"Pak Prabowo sudah mengenal saya lama. Dia tahu saya tak pernah bermain-main dengan kata-kata dan saya tak pernah mengkhianati kebenaran," ujar Andi Arief, Kamis (13/9).

Andi Arief lalu bicara soal koalisi Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, berbeda cara dan strategi pemenangan hal yang lumrah.

"Koalisi artinya bersatu untuk menang. Untuk mencapai menang tidak harus dicapai dengan cara seragam. Berbeda cara tapi kemenangan tak dapat ditunda," kata dia. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Haru, Pertemuan Istri Korban Kecelakaan Lion Air JT 610 dan Garuda 152
Gaya Hidup Konsumtif Picu Kepala Daerah Korupsi
Bertemu Ulama di Istana Bogor, Jokowi Luruskan Isu Hoax
Akibat Perang, 85.000 Anak di Yaman Tewas karena Kelaparan dan Penyakit
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU