Home  / 
Gubsu Edy Rahmayadi :
Pemerintah Tetapkan Bandara Raja Sisingamangaraja XII untuk Menghormati Pahlawan
* Tidak Menghilangkan Makna Silangit
Jumat, 14 September 2018 | 09:47:34
SIB/Dok
SAAT DILANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi (tengah) tersenyum saat dilantik sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023 oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (5/9).
Medan (SIB) -Gubsu Edy Rahmayadi mengajak seluruh masyarakat Sumut, khususnya di kawasan Danau Toba untuk mendukung perubahan nama Bandara Internasional Silangit menjadi Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII. Hal ini akan memberikan dampak positif bagi Provinsi Sumut, khususnya seluruh daerah kawasan Danau Toba. 

"Nama Bandara Internasional ini sangat baik dan mari kita dukung. Sambil kita menghormati pahlawan kita. Raja Sisingamangaraja XII inikan pahlawan nasional, jadi sudah sewajarnya diabadikan namanya menjadi sebuah nama bandara di Sumut," kata Gubernur Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi kepada wartawan SIB saat ditemui di halaman kantor Gubsu Jalan Diponegoro No. 30 Medan, Kamis (13/9) petang.

Dia menambahkan, dengan adanya perubahan nama bandara tersebut dan sudah disetujui oleh pemerintah pusat, maka sudah seharusnya semua pihak memahaminya dan harus mendukungnya. Sebab pemberian nama itu dikarenakan Raja Sisingamangara XII adalah seorang pahlawan nasional dari tanah Batak. Itu dilakukan pemerintah pusat untuk mengenang jasa-jasanya terhadap bangsa ini, khususnya di Tanah Batak. Karenanya sudah sepantasnya nama Raja Sisingamangaraja XII dibuat. 

Dikatakanya, penamaan Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII di Silangit itu, tentunya tidak menghilangkan makna Silangit, karena bandara itu ada di daerah Silangit, Siborongborong Taput. "Makanya pembuatan nama Raja Sisingamangaraja XII ini, mari kita dukung. Sebab nama Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII di Silangit ini, akan memotivasi para generasi muda, khususnya suku Batak dalam membangun bangsa ini ke depan. Serta akan selalu mengenal pahlawan bangsa ini, yang telah berjuang dengan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa ini dari penjajahan Belanda," jelasnya. 

Dia berharap, semoga penabalan Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII yang telah dilakukan pemerintah pusat ini, bisa jadi momentum membesarkan lapangan terbang tersebut, sekaligus untuk kepentingan masyarakat sekitarnya. Juga mendukung perkembangan pariwisata di kawasan Danau Toba kedepannya," ujarnya.

Dia juga memastikan, jika Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII ini sudah beroperasi dengan baik, tentu akan mempercepat pembangunan jalan, termasuk jalan tol maupun rel kereta api di kawasan Danau Toba. Karena aktivitas pengunjung makin meningkat melalui bandara ini, dan tentu akan memberikan peningkatan pertumbuhan ekonomi bagi rakyat. Termasuk pembangunan tol dari Pematangsiantar ke Parapat tentu akan semakin dipercepat, guna mendukung perkembangan pariwisata di kawasan Danau Toba nantinya.

Apalagi lanjut dia, Presiden Jokowi sangat perduli dengan pembangunan kawasan Danau Toba. "Makanya Pak Jokowi menetapkan kawasan Danau Toba menjadi bagian dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang diprioritaskan untuk dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata. Jadi saya sangat mendukung nama Bandara Raja Sisingamangaraja XII ini," ujarnya.

Perubahan nama Bandara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara menjadi Bandara Internasional Raja Sisingamangaraja XII, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 1404 Tahun 2018. Surat tertanggal 3 September 2018 itu, kemudian ditindaklanjuti Setjen Kemenhub dengan mengirim surat No. 243/Srt/B.IV/IX/2018. Surat ditujukan kepada Sesditjen Perhubungan Udara dan Direktur Bandar Udara, Ditjen Perhubungan Udara. Surat tertanggal 4 September 2018 itu ditandatangani Kepala Biro Hukum Kemenhub Wahju Adji. Isinya meminta kepada aparat terkait untuk menindaklanjuti keputusan Menhub. Perubahan nama itupun sudah disetujui Presiden Jokowi. (A11/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Diskusi Gugat Kongres, Mengurai Kusutnya Konstitusi IPPAT
Erry Nuradi dan Bobby Nasution Ramaikan Gerakan #2019 Kita Tetap Bersaudara dan Selamanya
Aksi Iriana Jokowi Gendong Bocah Papua di Punggung Curi Perhatian
Trump: Kesimpulan CIA Soal Pembunuhan Khashoggi Terlalu Prematur
Upacara Keagamaan di India Diguncang Bom, 3 Orang Tewas
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU