Home  / 
Nge-tweet Bahasa Indonesia
Presiden Korsel Terkesan pada Jokowi
* Blusukan Bersama ke ?Tanah Abang? Seoul
Rabu, 12 September 2018 | 09:55:33
SIB/Ant/Joko Susilo
KUNJUNGI SUNGAI CHEONGGYECHEON: Presiden Joko Widodo (keenam kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketujuh kanan) dan Wali Kota Seoul Won-Soon (kelima kanan) mengunjungi Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korsel, Selasa (11/9). Kunjungan tersebut merupakan rangkaian kunjungan kenegaraan presiden di Korea Selatan.
Jakarta (SIB) -Presiden Korea Selatan Moon Jae-In terkesan akan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korsel. Dia mengungkapkannya lewat bahasa Indonesia di Twitter.

Ungkapan itu disampaikan Moon lewat akun @moonriver365. Menariknya lagi, tweet ditulis Moon dalam bahasa Indonesia. Padahal biasanya Moon nge-tweet menggunakan huruf Hangeul atau dalam bahasa Inggris ketika menerima kunjungan pemimpin dari negara lain. Misalnya saja saat menerima kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi beberapa waktu lalu.

"Hari ini Presiden Bapak @Jokowi dan Ibu Negara RI Pulang ke Indonesia dengan penuh hasil dari kunjungan kenegaraan ke Korea. Saya merasa persahabatan antara kami menjadi lebih dalam seperti malam hari yang indah pada musim gugur Korea," kata Moon, Selasa (11/9).

Ada tiga foto yang di-posting Moon di akun Twitter. Foto itu adalah foto saat Jokowi disambut dengan meriah dalam upacara kenegaraan di Istana Cheong Wa Dae. Ada juga foto saat Jokowi bersama Moon minum teh bersama di Istana.

Menyusuri Sungai
Sebelum meninggalkan Korsel Jokowi juga berjalan kaki menyusuri Sungai Cheonggyecheon, Seoul, Korea Selatan, pagi itu. Dia mengagumi kebersihan sungai tersebut dan berharap Kali Ciliwung bisa menjadi bersih seperti sungai itu.

Jokowi didampingi istri, Iriana Widodo, saat menyusuri Sungai Cheonggyecheon. Keduanya kompak memakai jaket merah. Wali Kota Seoul Park Won-Soon juga ikut menemani Jokowi saat 'blusukan' ke sungai yang menjadi tempat nongkrong favorit warga Korea itu.

"Sungai Cheonggyecheon sebuah inspirasi yang sangat bagus, kalau di Jakarta ada Ciliwung bisa jadi bersih seperti ini, wow, dan itu bisa," kata Jokowi saat berjalan di pinggir sungai.

Jokowi mengatakan sungai-sungai di Jakarta bisa menjadi bersih seperti di Seoul. Dia mencontohkan pembangunan sungai Cheonggyecheon yang membutuhkan waktu 2 tahun 3 bulan.

Saat berjalan-jalan di sekitar sungai, Jokowi juga didampingi Menlu Retno Marsudi, Seskab Pramono Anung, Menteri PANRB Syafruddin, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Dubes RI untuk Korsel Umar Hadi. 

Bersama Blusukan
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in membahas kerja sama kedua negara. Usai pertemuan, Jokowi melakukan blusukan di salah satu kawasan yang ada di Kota Seoul.

Blusukan itu dilakukan Jokowi usai menghadiri jamuan santap malam kenegaraan di Blue House, Seoul, Korea Selatan, Senin (10/9) malam. Jokowi dan Ibu Negara Iriana diajak Moon Jae-in beserta Ibu Negara Korea Selatan Kim Jung-sook untuk blusukan.

"Lokasi yang dipilih adalah kawasan Dongdaemun. Tiba pukul 20.30 waktu setempat, Presiden dan Ibu Iriana bersama Presiden Moon Jae-in dan Ibu Kim Jung-sook melihat taman yang dipenuhi bunga dengan cahaya lampu," kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/9).

Mereka kemudian berjalan kaki menuju sebuah pusat perbelanjaan. Bey mengatakan, saat berjalan kaki banyak warga yang terkejut melihat kedua kepala negara berada dekat mereka. Momen ini kemudian dimanfaatkan warga untuk foto bersama.

"Di pusat perbelanjaan tersebut, Presiden dan Ibu Iriana berkeliling sambil menyambangi beberapa kios. Di kios-kios tersebut Presiden dan Ibu Iriana melihat-lihat pakaian seperti kemeja, jas, blazer, dan sebagainya," kata Bey.

Kedua presiden itu tampak akrab dalam kegiatan itu. Bey mengatakan, setelah berkeliling, Jokowi menyatakan dirinya melihat kawasan Dongdaemun menyerupai kawasan Tanah Abang, Jakarta.

"Saya melihat kawasan Tanah Abang-nya Kota Jakarta," kata Jokowi seperti yang disampaikan Bey.

"Saya diajak Presiden Moon Jae-in. Dijual banyak jenis pakaian, ada pakaian anak-anak, remaja, wanita, dan pria juga ada. Ada 30 ribu toko di sini," imbuh Jokowi.

Jokowi menilai kawasan Dongdaemun dapat dijadikan contoh untuk mengembangkan kawasan serupa di Indonesia. Bey mengatakan, setelah 45 menit blusukan, sekira pukul 21.15 waktu setempat, Jokowi dan Iriana berpisah dengan Presiden Moon Jae-in dan Ibu Kim Jung-sook untuk kembali ke hotel tempat menginap. 

Tiba di Hanoi
Setelah dari Korsel Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama istri, Iriana Jokowi tiba di Hanoi, Vietnam usai kunjungan kenegaraan di Korea Selatan. Jokowi disambut meriah oleh WNI yang memakai baju berwarna merah dan bergambar peta Indonesia.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan Jokowi beserta Iriana tiba di Hanoi, Selasa (11/9) pukul 14.54 waktu setempat. Jokowi menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1.

Jokowi datang bersama para Menteri Kabinet Kerjanya, yaitu Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong.

"Saat tiba, Presiden dan Ibu Iriana disambut oleh Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi dan Kepala Protokol Negara Vietnam Mai Phuoc Dung," kata Bey.

Selain disambut oleh Mai Phuoc Dung, beberapa pejabat tinggi Vietnam juga menyambut kehadiran Jokowi dan Iriana beserta rombongan di Bandar Udara Internasional Noi Bai, Hanoi, Vietnam. Mereka diantaranya Kepala Kantor Presiden Vietnam Dao Viet Trung, Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Pham Vinh Quang, dan Wakil Menteri Luar Negeri Vietnam, mereka juga memberi jajar kehormatan saat Jokowi dan Iriana turun di tangga pesawat.

Saat tiba di hotel, Jokowi disambut oleh Menkomaritim Luhut Panjaitan dan Menkominfo Rudiantara, dan juga WNI yang berada di sana, para WNI yang menyambut Jokowi mengenakan kaus berwarna merah bergambar peta Indonesia dengan bertuliskan 'selamat datang di Hanoi (dalam bahasa Vietnam) Bapak Presiden Joko Widodo'. Mereka yang menyambut Jokowi dan Iriana tampak antusias.

Setelah itu, Jokowi dan Iriana juga mengikuti serangkaian upacara kenegaraan bersama Presiden Vietnam Tran Dai Quang. Usai mengikuti acara kenegaraan, keduanya menyantap kudapan makan malam yang disajikan Tran Dai Quang.

Kunjungan Jokowi ke Vietnam merupakan kunjungan kenegaraan, dia dijadwalkan akan menghadiri World Economic Forum (WEF) on ASEAN yang diselenggarakan di National Convention Center (NCC), Hanoi, yang akan berlangsung besok Rabu (12/9). Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan perjanjian bilateral dengan beberapa Menteri Vietnam.

"Presiden juga dijadwalkan hadir dalam World Economic Forum (WEF) on ASEAN yang diselenggarakan di National Convention Center (NCC), Hanoi, yang akan berlangsung Rabu, 12 September 2018. Disamping itu, beberapa pertemuan bilateral, yakni dengan Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc dan Perdana Menteri Sri Lanka, juga telah diagendakan," pungkasnya. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Haru, Pertemuan Istri Korban Kecelakaan Lion Air JT 610 dan Garuda 152
Gaya Hidup Konsumtif Picu Kepala Daerah Korupsi
Bertemu Ulama di Istana Bogor, Jokowi Luruskan Isu Hoax
Akibat Perang, 85.000 Anak di Yaman Tewas karena Kelaparan dan Penyakit
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU