Home  / 
Oknum Ketua OKP Pengobrak-abrik Lapak Pedagang Telur Diringkus Polisi
Senin, 10 September 2018 | 11:35:57
SIB/Roy Surya Damanik
INTEROGASI: Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri menginterogasi oknum Ketua OKP berinisial H dan anggotanya S, yang ditangkap karena diduga mengobrakabrik lapak dagangan pedagang telur, di Mapolsek, Minggu (9/9).
Medan (SIB) -Oknum Ketua OKP berinisial H (34) warga Jalan Datuk Kabu Pasar 3 Tembung Dusun XV Gang Sahabat Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan dan seorang anggotanya, S (50) warga Dusun XV Gang Buntu, diringkus petugas Polsek Percut Sei Tuan setelah dilaporkan mengobrak-abrik lapak pedagang telur di Pajak Datuk Kabu, Sabtu (8/9).

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (8/9) menjelaskan, penangkapan kedua pelaku di lokasi terpisah itu berawal dari laporan korbannya, Niko Hendrawan (28) warga Lingkungan VI Gang Bunga Kecamatan Delitua, Deliserdang, yang lapak dagangannya diobrak-abrik pelaku belum lama ini lantaran kesal tak diberi uang keamanan.

"Atas laporan korban, kita langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk saksi korban. Selang beberapa hari, kedua pelaku kita bekuk di kawasan Percut Sei Tuan dan di lokasi yang berbeda. Sementara seorang pelaku lagi yang ikut melakukan perusakan masih kita kejar," terangnya.

Ditegaskan Kapolsek, pihaknya menyatakan tidak main-main dengan segala bentuk tindakan premanisme.

Sebelumnya, tak diberi uang keamanan, belasan preman bersenjata kayu dan besi mengobrak-abrik lapak dagangan telur milik Niko Hendrawan (28) warga Lingkungan 6 Gang Bunga, Kecamatan Delitua yang berjualan di Pajak Datuk Kabu Jalan Datuk Kabu Pasar 3 Tembung Desa Bandar Klipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Rabu (5/9).

Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi, sebelum aksi premanisme itu terjadi, korban dan istrinya berjualan di pajak. Tiba-tiba datang 3 pria tak dikenal dan bertanya kepada siapa korban membayar lapak jualan. Korban mengatakan ia membayar kepada D. Seorang pelaku mengaku lapak dagangan itu miliknya dan meminta korban tidak berjualan di lokasi. Setelah itu pelaku meninggalkan lokasi.

Saat itu korban tetap berjualan di lokasi. Tiba-tiba belasan pria (pelaku) datang ke lokasi sembari menenteng besi dan kayu. Selanjutnya para pelaku membalikkan lapak dagangan korban dan mengobrak antiknya sehingga seluruh telur korban pecah. Selanjutnya para pelaku meninggalkan lokasi.

Tak lama petugas Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi dan kemudian memintai keterangan korban. Setelah itu korban diarahkan untuk membuat laporan terkait perusakan barang dagangan korban yang mengalami kerugian kurang lebih Rp 5 juta. (A16/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kadis Pariwisata Sukabumi Puji Keindahan Danau Toba
Haru, Pertemuan Istri Korban Kecelakaan Lion Air JT 610 dan Garuda 152
Gaya Hidup Konsumtif Picu Kepala Daerah Korupsi
Bertemu Ulama di Istana Bogor, Jokowi Luruskan Isu Hoax
Akibat Perang, 85.000 Anak di Yaman Tewas karena Kelaparan dan Penyakit
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU