Home  / 
Andi Buat Pengakuan Mengagetkan Lagi
Diminta Gulingkan Prabowo-AHY demi Sandi-AHY
* PKS akan Polisikan Andi Soal ‘Mahar’ Rp500 M
Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:59:53
Jakarta (SIB) -Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief kembali membuat pengakuan mengagetkan. Dia mengaku ditemui utusan Sandiaga Uno untuk menggulingkan duet Prabowo-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Suatu hari utusan Sandi Uno diutus bertemu saya untuk menggulingkan pencalonan Prabowo-AHY menjadi Sandi-AHY," kata Andi Arief lewat akun Twitter, Kamis (9/8).

Keesokan harinya, Andi mengaku dipertemukan dengan Sandiaga Uno. Dia lalu melapor ke Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Saya sampaikan ke SBY, lalu SBY bilang, 'Saya tak akan pernah khianati Prabowo,'" ungkapya.

Andi Arief mengatakan pengakuannya ini dibuat bukan karena kecewa terhadap duet Prabowo-Sandi.

"Saya hanya ingin tweet ini didengar Prabowo bahwa orang yang akan menjadi cawapresnya adalah yang dua minggu lalu akan menggulingkannya," ujar Andi.

Andi Arief sebelumnya menyebut Sandiaga membayar PKS dan PAN masing-masing Rp 500 miliar untuk menjadi cawapres. Andi kecewa lantaran Prabowo mementingkan materi.

Sebelumnya diberitakan, Sandiaga hanya mengelus dada saat ditanya terkait tudingan Andi Arief ini.

"(Mengelus dada) thank you, thank you, thank you banget," kata Sandi singkat saat dimintai konfirmasi soal mahar di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).
 
Gerindra Bantah
Sementara itu, Partai Gerindra menepis pernyataan Andi Arief.

"Kalau saya kenal persis bang Sandi sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina. Beliau selalu menganggap Pak Prabowo sebagai mentor politiknya," ujar anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Kamis (9/8).

"Tidak mungkin yang disampaikan Bang Andi Arief," tegas Andre.

Andre menyebut Gerindra tak mengurusi isu liar semacam itu. Gerindra, lanjut Andre, fokus menyelesaikan persoalan koalisi.

"Kami tak mau menanggapi remeh temeh. Gerindra fokus menyelesaikan soal koalisi. Semua orang tahu Sandiaga Uno selama ini menganggap Pak Prabowo mentornya," ucap Andre.

PKS akan Polisikan
Di lain pihak PKS akan melaporkan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief ke polisi terkait tudingan bahwa Sandiaga Uno membayar 'mahar politik' ke PKS sebesar Rp 500 M. PKS menyebut pernyataan itu sebagai fitnah.

"Pernyataan Andi Arief jelas fitnah keji. Ini tudingan tidak main-main yang memiliki konsekuensi hukum terhadap yang bersangkutan," ujar Ketua DPP PKS Ledia Hanifa dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (9/8).

Ledia mengatakan tidak ada klarifikasi dari Partai Demokrat terkait tudingan Andi tersebut. Sikap itulah yang makin memantapkan PKS melaporkan Andi ke polisi.

"Saya melihat tidak ada klarifikasi resmi dari partainya sehingga kami menyimpulkan ini juga merupakan sikap institusi partai tempat Andi Arief bernaung," katanya.

Minta Maaf 
Demikian juga Ketua DPP PAN Yandri Susanto yang meminta Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief meminta maaf atas tuduhan mahar total Rp 1 triliun ke PKS dan PAN. Yandri meminta Andi Arief mengklarifikasi tuduhan tersebut.

"Pernyataan Andi Arief itu bagi PAN sesuatu yang tidak benar, fitnah. Oleh sebab itu PAN minta kepada saudara Andi Arief untuk mencabut pernyataan itu dan mengklatrifikasi secara terbuka dan minta maaf kepada PAN," kata Yandri, Kamis (9/8).

Bila Andi Arief tidak meminta maaf, PAN akan menempuh jalur hukum atas tudingan tersebut.

"Jika tidak dilakukan, maka PAN akan menempuh jalur hukum, dan kami yakin pernyataan Andi Arief itu pernyataan pribadi bukan pernyataan Demokrat," tutur dia. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bacaleg DPRD SU Jan Rismen Saragih Suarakan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Kapolres Tes Urine Mendadak Personil Satres Narkoba Polres Simalungun
Partai Golkar Simalungun Gelar Rapat Koordinasi Atur Strategi Perolehan Suara di Pileg dan Pilpres 2019
Seratusan Pengemudi Angkutan Online Unjukrasa ke Kantor DPRD P Siantar
Kelompok Tani di Sumut Dapat Bantuan Hibah Sapi dan Kambing
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU