Home  / 
Panwaslih Loloskan Eks Koruptor Abdullah Puteh Nyalon Senator
Jumat, 10 Agustus 2018 | 11:51:00
Jakarta (SIB) -Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh mengabulkan permohonan Abdullah Puteh yang menggugat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Dengan dikabulkannya gugatan ini, Puteh bisa kembali nyalon sebagai anggota DPD RI.

Puteh menggugat lembaga penyelenggara Pemilu karena menggugurkan namanya sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pembacaan putusan terhadap sengketa Pemilu itu digelar di Kantor Panwaslih Aceh di Banda Aceh, Kamis (9/8). Dalam putusannya, Panwaslih Aceh mengabulkan seluruh gugatan Puteh untuk dapat kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI.

Sidang putusan tersebut diketuai majelis sidang Zuraida Alwi. Menurut Zuraida, dasar Panwaslih mengabulkan seluruh permohonan Puteh yaitu hak dipilih dan memilih seseorang merupakan hak asasi dan diatur dalam Undang-undang Dasar. Selain itu, referensi lain yang dipakai Panwaslih yaitu beberapa putusan Mahkamah Konstitusi.

"Ada juga referensi kita beberapa putusan MK yang pada keseluruhannya itu memungkin memberi ruang kepada siapapun yang sudah memenuhi hak-hak sebagai WNI ketika dihukum," kata Zuraida kepada wartawan.

"Apa yang menjadi hak dia ketika hukuman diberikan misal dia sudah menyelesaikan menjalani hukuman sampai dengan selesai lalu ada syarat lain yang disyaratkan Undang-undang dia mengumumkan pada publik bahwa dia pernah melakukan kejahatan," jelas komisioner Panwaslih Aceh ini.

Menurutnya, jika melihat secara hirarki dilarangnya narapidana menjadi calon hanya diatur dalam PKPU tidak di UU.

"Jadi kalau kita mengikuti hirarki aturan semestinya tidak boleh mengeluarkan aturan yang bertentangan dengan aturan di atasnya. Kalau kita mau melihat UU tidak mengatur secara spefisik tentang persyaratan seperti diatur secara khusus di PKPU. Ini yang menjadi dasar kami sehingga permohonan dari pemohon kami kabulkan," ungkapnya.

Dengan mengabulkan gugatan Puteh, Panwaslih membatalkan keputusan KIP Aceh berdasarkan berita acara nomor 152/PL.01.4-BA/11/Prov/VII/2018 tentang hasil verifikasi keabsahan syarat bakal calon perseorangan peserta pemilu anggota DPD tahun 2019.

"Putusan ini wajib ditindaklanjuti (KIP Aceh) tiga hari setelah putusan dibacakan," jelas Zuraida.

Seperti diketahui, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mencoret Abdullah Puteh dari daftar bakal calon anggota DPD. Puteh dicoret karena pernah dipenjara terkait kasus korupsi.

"Iya (Abdullah Puteh) sudah dicoret. Kita coret hari itu karena mantan terpidana. Ini memang amanat PKPU nomor 20, Undang-undang nomor 7 dan SK 961," kata Komisioner KIP Aceh Agusni saat dihubungi detikcom, Selasa (7/8)

Berpihak Pada Kebenaran
Sementara itu, Abdullah Puteh mengaku bersyukur dengan putusan Panwaslih Aceh.

"Saya bersyukur kepada Allah bahwa janji Allah itu selalu benar, Allah tidak pernah tidur. Allah selalu berpihak kepada kebenaran," kata Puteh usai mengikuti sidang putusan di Panwaslih Aceh.

Menurut Puteh, putusan itu membuktikan Panwaslih konsisten dalam menjalankan Undang-undang Dasar (UUD) 1945 dan Undang-undang yang berlaku di Indonesia. Terkait putusan tersebut, dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Aceh.

"Saya bersyukur kepada Allah, terima kasih kepada semuanya seluruh masyarakat, juga kepada KPU (KIP-red). Kita menginginkan Aceh ini menjadi pelopor dalam menegakkan kebenaran ketika kezaliman terjadi di mana-mana Aceh harus istiqamah menegakkan kebenaran karena kita daerah syariat," ungkap Puteh.
Setelah adanya putusan tersebut, Puteh mengaku tetap akan maju sebagai anggota DPD. Alasanya mencalonkan diri sebagai senator yaitu untuk membantu masyarakat Tanah Rencong.

"DPD ini sebuah jalur untuk membela Aceh," jelas Puteh. (detikcom/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bacaleg DPRD SU Jan Rismen Saragih Suarakan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Kapolres Tes Urine Mendadak Personil Satres Narkoba Polres Simalungun
Partai Golkar Simalungun Gelar Rapat Koordinasi Atur Strategi Perolehan Suara di Pileg dan Pilpres 2019
Seratusan Pengemudi Angkutan Online Unjukrasa ke Kantor DPRD P Siantar
Kelompok Tani di Sumut Dapat Bantuan Hibah Sapi dan Kambing
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU