Home  / 
Gerindra, PKS, PAN Deklarasikan Prabowo-Sandi
* Demokrat Tolak Sandiaga Jadi Cawapres
Jumat, 10 Agustus 2018 | 10:06:36
SIB/Ant/Sigid Kurniawan
DEKLARASI PRABOWO-SANDI: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kedua kanan) dan sejumlah petinggi partai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8) malam. Prabowo dan Sandiaga Uno resmi maju mencalonkan diri sebagai pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019.
Jakarta (SIB) -Gerindra, PKS dan PAN mendeklarasikan dukungan bagi Prabowo Subianto sebagai capres dan Sandiaga Uno sebagai cawapres di Pilpres 2019. Deklarasi dihelat di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (9/8) malam.

"Pimpinan PKS, PAN dan Gerindra telah memutuskan dan memberi kepercayaan kepada saya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno untuk maju sebagai calon presiden dan cawapres RI untuk masa bakti 2019-2024," ujar Prabowo di lokasi.

Deklarasi dihadiri oleh sejumlah pimpinan Gerindra, PKS dan PAN. Tampak Ketum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Presiden PKS Salim Segaf Al Jufri. 

Prabowo dan cawapresnya akan mendaftar ke KPU pada Jumat (10/8) setelah salat Jumat. Mereka akan bertolak dari kediaman Prabowo untuk menuju KPU RI.

MUNDUR
Prabowo memuji Sandi karena telah mengorbankan posisinya sebagai Wagub DKI Jakarta demi mengabdikan diri sebagai cawapres.

"Sandiaga Uno merupakan pilihan yang terbaik dari yang ada. Beliau juga telah berkorban, beliau bersedia undur diri jadi wagub yang dengan susah payah beliau rebut selama bertahun-tahun kampanye. Bersedia berhenti demi negara dan bangsa," ujar Prabowo.

Tak hanya mundur sebagai Wagub DKI, Prabowo mengatakan, Sandi juga akan mundur sebagai kader Gerindra. Sikap ini untuk menjamin aspek keadilan bagi partai-partai koalisi lainnya. 

"Karena beliau juga harus diterima parpol lain, saya juga minta beliau mundur dari Gerindra. Padahal sudah lama meniti karier di Gerindra. Beliau mundur dari Gerindra untuk bisa diterima sebagai calon independen," tutur dia.

Prabowo mengatakan langkah ini merupakan pengorbanan dari semua pihak. 

"Kita memikirkan yang terbaik. Saya pun menerima kepercayaan ini karena saya menyatakan saya siap dan saya ingin dijadikan alat untuk membantu rakyat," tutup Prabowo.

Dipilih sebagai cawapres, Sandiaga Sandiaga langsung meminta doa restu untuk mendampingi Prabowo Subianto.

"Singkat saja, kami mohon doa restu untuk menghadirkan pemerintahan yang kuat dan kemandirian bangsa," ucap Sandiaga.

Sandi juga menyampaikan bila duetnya bersama Prabowo akan membuka lapangan kerja. Selain itu, dia juga menjanjikan harga-harga terjangkau serta stabilitas harga pangan.

"Dengan pemerintahan yang bersih," sebut Sandiaga.

TOLAK SANDIAGA
Sementara itu, Prabowo Subianto bertandang ke kediaman Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya melakukan pertemuan empat mata.

Prabowo tiba di kediaman SBY sekitar pukul 21.29 WIB. Prabowo disambut langsung SBY.

Pasca pertemuan, Partai Demokrat menyatakan sikap terkini soal Pilpres 2019. Mereka menolak duet Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Sandiaga Salahuddin Uno.

"Sikap Partai Demokrat sampai pukul 22.30 WIB malam ini adalah menolak pencawapresan Sandi Uno," kata Wasekjen PD Andi Arief.

Andi membeberkan alasan mereka menolak duet Prabowo-Sandi. Menurutnya, pasangan itu melanggar kode etik koalisi.

"Karena melanggar etik koalisi (Sandiaga) berasal dari Partai Gerindra, sama dengan capres Prabowo," jelas Andi.

Bagi Andi, alasan Prabowo tak menggandeng Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres tak masuk akal. Mereka belum menerima keputusan itu.

"Belum menerima alasan Prabowo tidak menunjuk AHY karena PAN dan PKS menolak," ujar Andi.

Menurutnya, penolakan terhadap Sandi bukan berarti melanggar hak Prabowo sebagai capres yang bebas menentukan cawapres. Kaitan dengan PAN dan PKS-lah yang membuat Demokrat masih tak terima.

"Sikap Partai Demokrat menolak Sandi Uno bukan melanggar etika. Capreslah yang punya hak menentukan cawapres. Sikap Demokrat adalah sesuai dengan asas keadilan di mana Prabowo meng-entertaint penolakan PAN dan PKS terhadap kader Demokrat AHY," sebutnya.

Seperti diketahui, Sandiaga merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Ia kini juga menjabat Wagub DKI Jakarta.

RAKERNAS
Sebelumnya PAN melalui hasil Rapat Kerja Nasional IV resmi memutuskan mendukung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden 2019.

"Dari hasil penyampaian aspirasi seluruh DPW maka kami bisa bacakan kesimpulan, untuk capres yang akan diusung bapak Haji Prabowo Subianto," ujar Ketua DPP PAN Yandri Susanto saat membacakan kesimpulan Rakernas IV PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/8) malam. 

Yandri mengatakan untuk posisi cawapres terdapat dua opsi yakni Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Ustadz Abdul Somad.

"Memang tadi di dalam Rakernas ada beragam pendapat, tapi apapun, dengan hasil ini semua akan patuh tidak ada lagi perbedaan pendapat," ujar Zulkifli. 

Sementara itu, PKS memberi dukungan kepada Prabowo Subianto terkait cawapres yang akan dipilih. Menurut PKS, cawapres yang dipilih berdasarkan kesepakatan PKS dan partai koalisi lainnya.

"PKS telah memutuskan untuk memberi dukungan kepada Capres Bapak Prabowo Subianto dan cawapres yang akan disepakati bersama mitra koalisi yang akan kita akan umumkan secara bersama," ujar Sekjen PKS Mustafa Kamal di kantor DPP PKS, Jakarta Selatan.

Mustafa mengatakan, PKS telah berjuang untuk merekomendasikan cawapres berdasarkan hasil Ijtimak Ulama. Namun keputusan tersebut dikembalikan lagi ke Prabowo dan parpol koalisi.

"Sebagai parpol kami sudah maksimal memperjuangkan hasil ijtimak ulama karena keterbatasan waktu, maka kami harus segera mengambil keputusan," kata Mustafa.

Soal cawapres Prabowo, sebelumnya, Partai Gerindra menyebut duet Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah disepakati mitra koalisi.

ORANG TERKAYA
Sandiaga Uno merupakan pengusaha muda yang sukses di Indonesia, ia bahkan menduduki posisi orang terkaya di Indonesia versi Forbes dan Globe Asia. 

Versi Forbes, Sandi menduduki posisi ke 37 orang terkaya di Indonesia. Sedangkan di Globe Asia Sandi menduduki posisi ke 85 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai US$ 300 juta, meskipun jumlah ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai US$ 500 juta.

Berdasarkan catatan, Sandiaga Uno pernah menduduki posisi direktur keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995 - 1996 dan kemudian mengundurkan diri.

Sandi pulang ke Indonesia dan ia mulai menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan konsultan keuangan. Perusahaan bernama Recapital Advisors ini dibangun bersama rekannya Rosan P Roeslani yang saat ini menjabat sebaga ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Selain Recapital, Sandi bersama guru bisnisnya William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja mendirikan Saratoga Investama. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer dan produk kehutanan. 

Dalam berbisnis, Pria kelahiran Rumbai, Pekanbaru 28 Juni 1969 ini memang sudah menyiapkan diri sejak bangku sekolah. Ia adalah peraih gelar Bachelor of Business Administration dari Wichita State University pada tahun 1990 dengan predikat lulus Summa Cum Laude. Kemudian ia juga memperoleh gelar Master of Business Administration dari George Washington University pada 1992.

Sandi juga pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak Januari, 2011. 
Kemudian ia pernah menjadi ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kadin Indonesia.

Pada 2016, Sandi pernah masuk dalam daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma hukum Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha hingga pengusaha dunia. Nama Sandi saat itu tercantum sebagai klien Fonseca yang berasal dari Indonesia. 

Kemudian pada 2017 nama Sandi juga pernah masuk dalam Paradise Paper yakni sebuah dokumen yang dirilis oleh International Consortium of Investigative Journalist (IJIC). Dalam dokumen Sandi disebut sebagai salah satu petinggi NTI Resources yang terdaftar di negara surga pajak, yakni bermuda. Data-data tersebut terungkap dari data yang dimiliki oleh firma hukum offshore Appleby.

Sandi juga mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty yang dilaksanakan pada tahun 2016 lalu. (Kumparan/Ant/detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pengerjaan Paving Blok di Desa Birubiru Disorot Anggota DPRD Deliserdang
IDI Medan : Waspadai Penyakit Akibat Banjir
Mayat Terapung di Perairan Batubara Diduga Terkait Kasus Pembunuhan di Tanjungmorawa
Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Bogakbesar Mirip Kubangan Gajah
Jalan Rusak di Marelan Dikeluhkan Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU