Home  / 
MK Tolak Gugatan PHP Pilkada Tapanuli Utara
Nikson-Sarlandy akan Ditetapkan Sebagai Bupati/Wakil Bupati Terpilih
Jumat, 10 Agustus 2018 | 10:05:44
Nikson-Sarlandy
Tarutung (SIB) -Mahkamah Konstitusi (MK) melalui sidang pleno terbuka, Kamis (9/8) membacakan putusan atas gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP)  pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Utara, yang dimohonkan dua pasangan calon (Paslon)  bupati/wakil bupati dengan putusan tidak dapat menerima permohonan pemohon. 

Ketua KPU Tapanuli Utara Rudolf Sirait yang dikonfirmasi SIB melalui telepon selularnya, Kamis (9/8), membenarkan putusan tersebut. 

Dijelaskan, gugatan Paslon nomor urut 2, Jonius Taripar Hutabarat/Frengky Simanjuntak dengan nomor perkara 40/PHP-BUP-XVI/2018 diputus dengan amar putusan menyatakan pemohon tidak memiliki kedudukan hukum dan dalam pokok permohonan menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima.
Dalam permohonan Paslon nomor urut 2 ini diajukan sebagai termohon yaitu KPU Tapanuli Utara dan pihak terkait pasangan calon (Paslon) bupati/wakil bupati nomor urut 1,  Nikson Nababan /Sarlandy Hutabarat . 

Sementara dalam website MK RI yang menerbitkan putusan tersebut dalam putusannya dijelaskan putusan ditetapkan melalui musyawarah hakim oleh sembilan Hakim Konstitusi, yaitu Anwar Usman selaku Ketua merangkap anggota,  Aswanto,  Arif Hidayat,  Suhartoyo, Maria Farida Indrati, I Dewa Gede Palguna,  Manahan MP Sitompul,  Saldi Isra dan Wahidudin masing-masing sebagai anggota pada Senin 6 Agustus 2018, dan diucapkan dalam sidang pleno MK terbuka,  Kamis 9 Agustus 2018 serta selesai diucapkan pada pukul 11.43 WIB. 

Dalam permohonannya,  pemohon mengungkapkan Paslon nomor urut 1 melakukan pelanggaran-pelanggaran  antar lain melakukan politik uang, pengerahan aparat sipil negara (ASN), pengerahan kepala desa dan pengerahan bidan desa serta pemasangan alat peraga kampanye yang tidak sesuai aturan. 

Selanjutnya PHP dengan nomor perkara 42/PHP.BUP-XVI/2018 yang dimohonkan Paslon bupati/wakil bupati nomor urut 3, Chrismanto Lumbantobing /Hotman Hutasoit dengan termohon KPU Tapanuli Utara dan pihak terkait Paslon nomor urut 1 Nikson Nababan /Sarlandi Hutabarat ,  juga diputus MK dengan putusan tidak dapat diterima. 

Pemohon menjabarkan palanggaran-pelanggaran yang dilakukan Paslon nomor urut 1 (petahana), sebelum dan saat pencoblosan antara lain penyalahgunaan jabatan ASN, kampanye terselubung di rumah dinas bupati (pasangan nomor urut 1 setelah petahana aktif kembali menjadi Bupati Tapanuli Utara. 

Adapun alasan pemohon mengajukan permohonan disebabkan adanya pelanggaran secara sistematis,  terstruktur dan masif, baik yang dilakukan termohon maupun dilakukan oleh pasangan nomor urut 1 dan nomor urut 2.

Pemohon memohon kepada MK antara lain membatalkan keputusan KPU Taput tanggal 5 Juli 2018 dengan nomor 51/PL.036-Ktp/1202/KPU-Kab/VII/2018 tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pilkada Taput. 

Memerintahkan KPU melakukan pemungutan suara ulang Pilkada Tapanuli Utara dan memerintahkan termohon mendiskualifikasi calon nomor urut 1. 

Atas permohonan tersebut,  MK menyatakan permohonan pemohon melewati tenggang waktu pengajuan permohonan,  menyatakan permohonan pemohon tidak dapat diterima. 

Ketua KPU Taput yang dimintai SIB komentarnya menanggapi putusan MK tersebut mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan pihaknya adalah mengadakan rapat   komisioner KPU Taput untuk menentukan jadwal penetapan calon bupati/wakil bupati terpilih. 

Sesuai hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara Pilkada Taput yang dituangkan dalam keputusan KPU Taput nomor 51/PL.036-Ktp/1202/KPU-Kab/VII/2018 tercatan peraih suara terbanyak adalah pasangan Nikson Nababan-Sarlandy Hutabarat dengan perolehan  69.375 suara atau 45,26 persen disusul pasangan Jonius Taripar Hutabarat-Frengky Simanjuntak dengan perolehan 61.046 suara atau 39,84 persen dan pasangan Chrismanto Lumbantobing/Hotman Hutasoit 20.010 atau 13,06 persen. 

Berdasarkan hasil rekapitulasi tersebut dan setelah putusan MK maka KPU Taput akan menetapkan pasangan Nikson-Sarlandy sebagai pasangan bupati/wakil bupati Tapanuli Utara terpilih periode 2019-2024. (BR7/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur di Danau Toba Terbaik dan Paling Cepat
Peredaran Hoax Makin Memprihatinkan
Bagikan Buku, Kapoldasu: Generasi Penerus Bangsa Harus Cerdas
4 Tersangka Kasus Khashoggi Diduga Orang Dekat Putra Mahkota Saudi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU