Home  / 
Banyak Korporasi Jepang Diduga Diperas, KPK Diminta Turun Tangan
Kamis, 19 Juli 2018 | 11:26:18
Jakarta (SIB) -Anti-Bribery Committee of Japan (ABCJ) atau LSM Antisuap di Jepang mengklaim banyak perusahaan Jepang di Indonesia kerap diminta memberikan suap untuk memperlancar bisnis. KPK pun diminta turun tangan.

"Pada saat ini, banyak perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia dan hal yang sangat disayangkan adalah beberapa perusahaan diminta membayar suapnya," kata Ketua ABCJ Kengo Nishigaki di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/7).

ABCJ dibentuk oleh para pengacara dan pakar hukum Jepang yang mengaku peduli dengan kelangsungan perusahaan swasta yang berinvestasi di luar negeri. 
Mereka membantu memberi masukan agar perusahaan tersebut melapor jika ada permintaan suap dari pihak pemerintah luar negeri tempat mereka menanam investasi.

"Itu sangat bersih di Jepang, itu kalau perusahaan yang beroperasi di luar Jepang kalau diminta dibayar perusahannya mereka tidak terbiasa diminta seperti itu. Jadi kadang-kadang karena tidak biasa, itu menolak permintaan suap," kata Kengo.

"Selama ini perusahaan Jepang yang sudah beroperasi di Indonesia ada satu perusahaan yang memberikan suapnya, kemudian itu ditangkap dan dituntut, sudah dihukum, itu sudah ada. Kalau saya diminta nasihat oleh klien itu saya memberi nasihat tidak membayar," imbuh Kengo.

Untuk itulah, Kengo menjalin kerja sama dengan KPK agar perusahaan yang merasa diperas dapat melapor ke KPK sekaligus mendapat perlindungan. Selama ini KPK memang belum pernah menerima laporan semacam itu, tetapi, ke depannya KPK berharap bisa mencegah dan menekan korupsi di sektor korporasi.

"Selama ini kami belum pernah mendapatkan laporan dari ABCJ ya, tetapi setelah ada pertemuan hari ini, mudah-mudahan ke depan kalau ada perusahaan klien mereka, perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia dimintai suap kita akan berharap melapor ke KPK. Dan pasti seperti biasa setiap pelapor mendapatkan perlindungan dr KPK," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam forum yang sama.

Dalam acara tersebut turut hadir Anggota ABCJ Tsutommu Hiraichi dan Kasatgas Unit Swasta Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Roro Wide Sulistyowati. (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pengerjaan Paving Blok di Desa Birubiru Disorot Anggota DPRD Deliserdang
IDI Medan : Waspadai Penyakit Akibat Banjir
Mayat Terapung di Perairan Batubara Diduga Terkait Kasus Pembunuhan di Tanjungmorawa
Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Bogakbesar Mirip Kubangan Gajah
Jalan Rusak di Marelan Dikeluhkan Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU