Home  / 
Mapolres Indramayu Diteror Bom Panci, Pasutri Ditangkap
Senin, 16 Juli 2018 | 10:38:35
SIB/Ant/Dedhez Anggara
PENGAMANAN MAPOLRES: Polisi melakukan pengamanan di gerbang Mapolres Indramayu, Jawa Barat, Minggu (15/7). Polisi memperketat akses masuk ke Mapolres Indramayu pascapenyerangan yang dilakukan dua orang terduga jaringan teroris.
Bandung (SIB) -Pasangan suami istri (pasutri) nekat menerobos Mapolres Indramayu. Pelaku melemparkan satu panci berisi bahan peledak. Beruntung bom panci itu tak meledak dan menimbulkan banyak korban.

Peristiwa penyerangan tersebut terjadi pada Minggu (15/7) dini hari sekitar pukul 02.35 WIB. Pasutri tersebut datang menggunakan sepeda motor matic. Gerak-gerik keduanya diketahui polisi jaga.

"Personel penjagaan Polres Indramayu lebih dulu melihat dua orang tak dikenal berboncengan hendak masuk ke arah pintu penjagaan," ujar Kabag Pensat DIv Humas Polri Kombes Yusri Yunus kepada detikcom via pesan singkat.

Pasutri tersebut melaju cepat menerobos masuk pintu yang sudah tertutup pagar. Keduanya masuk sambil mengejar anggota berseragam.

"Namun dengan sigap, serangan dari orang yang dikenal itu dapat dihindari," tutur Yusri.

Petugas lantas berusaha menangkap dan mengejar pelaku. Polisi bahkan mengeluarkan tembakan dengan mengarah kepada pelaku.

Bukannya menyerahkan diri, pelaku justru melemparkan panci ke arah petugas. "Satu barang diduga panci berupa bom dilemparkan ke arah penjagaan," kata Yusri.

Ditangkap
Sementara itu, Kapolres Indramayu, AKBP Arif Fajarudin, menyatakan para pelaku penyerangan Mapolres Indramayu sudah diamankan petugas kepolisian. Satu di antaranya sedang berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Losarang Indramayu, diduga terkena tembakan.

Disinggung mengenai status hubungan keduanya, Arif mengungkapkan bahwa mereka adalah pasangan suami istri (pasutri).

"Iya (pasutri), orangnya sudah tertangkap. Baru itu saja yang bisa kami sampaikan," katanya saat dihubungi.

Tangkap 4 Orang
Informasi yang berhasil didapatkan, sehari sebelum penyerangan tersebut, pihak kepolisian dari tim Densus 88 Antiteror menangkap empat orang terduga teroris di Indramayu. Mereka adalah AS alias T (44), anak AS yaitu IIB (16) serta dua orang lain yaitu K alias R (31) dan M alias A (39).

AS dan anaknya ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman. Sementara dua orang lain K ditangkap di Haurgeulis Indramayu dan M ditangkap di Kadanghaur Indramayu.

Densus juga menggeledah kediaman AS di Griya Cipancuh dan bengkel milik AS di Anjatan Indramayu. Dari dua lokasi, Densus 88 menemukan sejumlah barang bukti berupa bahan peledak.

Atif pun membenarkan adanya penangkapan itu, namun ia lagi-lagi belum bisa menjelaskan lebih lanjut. "Memang betul ada penangkapan, tapi belum bisa kami sampaikan secara detil," jelas dia. (detikcom/Liputan6/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU