Home  / 
Proyek Dua Tahun Lalu Belum Dibayar, Rekanan Sebut Pemkab Nisbar Pembohong
Kamis, 12 Juli 2018 | 10:37:10
Nias Barat (SIB) -Terkait proyek yang sudah lebih dua tahun terlaksana namun hingga saat ini belum dibayarkan, rekanan menuding Pemkab Nias Barat (Nisbar) pembohong. Sebab, janji Bupati beberapa waktu lalu memproses pembayaran hingga kini belum terlaksana.

Seorang rekanan dari CV BE,  Siagian warga Medan, yang beberapa kali menghubungi SIB mengeluhkan, dirinya telah berulangkali mengajukan pencairan pembayaran biaya pengawasan proyek pada TA 2016, namun hingga saat ini belum membuahkan hasil. Pihaknya dikatakan selalu menagih namun belum ada respon.

Disampaikannya, piutang tersebut gabungan dari dua paket pekerjaan yang diawasi. Masing-masing biaya konsultasi sebesar Rp 198 juta. Anehnya meskipun proyek yang diawasi sudah rampung dan tidak bermasalah tapi biaya pengawasan tak kunjung dicairkan.

"Semua persyaratan sudah kami penuhi namun belum diproses dengan alasan tidak jelas. Kami merasa dipermainkan dan dibohongi, akibat dari itu kami kesulitan keuangan," kesalnya.

Menanggapi hal itu, Kadis Kominfo Turuna Gulo, Rabu (11/7), ketika dihubungi mengatakan, Pemkab sedang memproses pencarian namun tidak serta merta sekaligus karena mungkin banyak kelengkapan administrasi yang harus dibenahi. 

Ketika ditanya kesiapan administrasi, Turuna mengatakan akan berkoordinasi dengan BPKPAD untuk memastikan kendalanya. Ia juga memastikan tidak ada kendala keuangan di Nisbar. Terhadap janji tersebut, rekanan menilai Pemkab hanya lips service untuk menenangkan hati. (Dik-SN/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bertemu Pejabat Singapura, Ketua MPR Sampaikan Kondisi Politik RI
15 Hektare Hutan Konservasi di Riau Terbakar
Hari Ini, KPU Sampaikan Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019
Bendera Peserta Asian Games Pakai Bambu, PDIP DKI: Tidak Pantas!
Jokowi Ajak Anak-anak Bermain dan Berdendang di Halaman Istana
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU