Home  / 
Selesai Sidang Pukul 23.00
Majelis Hakim Alihkan Status Tahanan Tamin Sukardi Menjadi Tahanan Rumah
Rabu, 11 Juli 2018 | 10:00:14
Medan (SIB) -Majelis hakim yang menyidangkan terdakwa kasus dugaan penjualan aset negara Tamin Sukardi mengeluarkan penetapan pengalihan status tahanan Tamin dari Rumah Tahanan (Rutan) Tanjunggusta Medan menjadi tahanan rumah. Majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo dalam penetapannya yang dibacakan setelah sidang lanjutan yang digelar pada Senin (9/7) sekira pukul 23.00 WIB mengatakan, penetapan itu didasari atas kemanusiaan. Dimana sebelumnya Tamin melalui tim kuasa hukumnya telah mengajukan permohonan ke majelis hakim. 

"Semalam setelah selesai pemeriksaan saksi dalam persidangan yang selesai sekitar pukul 23.00 WIB, majelis hakim sebelum menutup persidangan, membacakan penetapannya. Pembacaan penetapan tersebut dibuka untuk umum. Majelis menetapkan mengalihkan status tahanan terdakwa menjadi tahanan rumah dengan alasan kemanusiaan. Karena pada sidang sebelumnya, Tamin sempat pingsan di persidangan," ucap Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Medan, Wahyu Probo Julianto saat dikonfirmasi wartawan di PN Medan, Selasa (10/7) sore.

Wahyu mengatakan, berdasarkan permohonan tim kuasa hukum, terdakwa didiagnosa sakit jantung. Selain itu, Wahyu menuturkan majelis hakim mempertimbangkan jaminan yang diajukan tim kuasa hukum Tamin. "Pengajuan pengalihan status pertama ditolak karena jaminannya hanya istri dan anak terdakwa. Selain dia sakit karena alasan kemanusiaan, terdakwa juga menjamin uang sebesar Rp 100 juta," tuturnya.

Namun, jika diketahui Tamin Sukardi keluar dari rumahnya yang beralamat di Jalan Thamrin Nomor 128 A, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, jaksa bisa melaporkan hal tersebut ke majelis hakim. "Jika terdakwa melanggar ketentuan yakni keluar dari rumah dan dilaporkan jaksa ke majelis hakim, status tahanan terdakwa bisa dialihkan kembali. Itu bukan saya yang bilang. Melainkan isi dari penetapan yang dibacakan majelis hakim kemarin" tegas Wahyu.

Diketahui, Pengadilan Tipikor Medan, Senin (10/7) menggelar sidang lanjutan terdakwa Tamin Sukardi. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Salman SH dari Kejagung menghadirkan lima saksi. Pada pemeriksaan saksi Sudarsono selesai sekira pukul 20.00 WIB, majelis melanjutkan pemeriksaan saksi lainnya hingga pukul 23.00 WIB. Pemeriksaan 2 saksi lagi terhenti dan terpaksa ditunda karena waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada pekan depan. Sebelum menutup sidang, majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo membacakan penetapan status tahanan Tamin Sukardi. (A14/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Penumbangan Plang Organisasi Picu Bentrokan Dua Kelompok Pemuda di Percut Seituan
Anggaran Revitalisasi Pendopo dan Gudang di Lapangan Merdeka Ditolak Anggota Pansus DPRD Medan
Perbaikan FM IPA Sibolangit Ganggu Distribusi Air di 33 Kawasan
DPRD Dorong Pemko Medan Perpendek Birokrasi Pengurusan Izin
Politisi Gerindra Minta Pengaspalan Gang Harus Diikuti Jalan Utama
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU