Home  / 
Kejatisu Kembalikan Berkas 4 Tersangka KM Sinar Bangun ke Poldasu
Rabu, 11 Juli 2018 | 09:55:26
Medan (SIB) -Kejatisu mengembalikan berkas 4 tersangka dugaan perkara tindak pidana pelayaran terkait peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba 18 Juni 2018 lalu ke penyidik Poldasu, karena tim jaksa peneliti pada Aspidum(Asisten Pidana Umum) menilai berkas tersebut belum lengkap.

Aspidum Kejatisu Edyward Kaban SH MH melalui Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian SH MH, menginformasikan hal itu ketika dikonfirmasi wartawan,Selasa(10/7)."Benar,berkas perkara itu belum lengkap sehingga telah  kita surat penyidik Poldasu peri hal pemberitahuan belum lengkapnya berkas(P-18) perkara",kata Sumanggar di ruang kerjanya.

Disebutkan,sejak masuknya pemberitahuan dimulainya penyidikan kasus itu(SPDP) dari penyidik Poldasu,Kejatisu telah membentuk tim jaksa pada Aspidum  terdiri dari Edmon Purba SH(Kasi Kamneg Tibum TPUL) dan Belman Tindaon SH untuk melakukan penelitian setelah berkas masuk.Dan setiap perkembangan dilaporkan ke Kajatisu termasuk ke Kejagung karena kasus itu menjadi perhatian pusat.

Ternyata setelah tim Jaksa Peneliti melakukan penelitian atas berkas yang dikirim penyidik Poldasu,berkas perkara masih belum lengkap sehingga belum layak diteruskan ke tahap penuntutan  atau persidangan pengadilan.Untuk itu Kejatisu menyatakan mengembalikan(P-18),yang selanjutnya akan disusul dengan petunjuk - petunjuk guna melengkapi berkas (P-19) dari jaksa peneliti ke penyidik.

Ketika ditanya wartawan, menyangkut materi kasus atau hal apa saja dari berkas yang belum lengkap tersebut,Kasi Penkum Kejatisu belum bersedia merincinya.Menurutnya, soal itu masih bersifat internal antara tim jaksa peneliti dan penyidik.Yang jelas kepada penyidik diberi waktu 14 hari melengkapi berkas terhitung sejak diterimanya petunjuk untuk dilengkapi dan dipenuhi.

Namun menjawab wartawan,Kasi Penkum Kejatisu menginformasikan, bahwa dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun yang menyebabkan penumpangnya meninggal dan tidak ditemukan, penyidik menetapkan 4 tersangka dengan tuduhan melakukan tindak pidana "pelayaran",berlayar tanpa  memiliki  surat  persetujuan berlayar ,melayarkan  kapal tidak  laik laut serta  mengoperasikan  kapal  tanpa memenuhi  persyaratan  keselamatan  dan  keamanan  pelayaran  sehingga  menimbulkan  matinya  orang", sebagaimana diatur dalam pasal  302 dan atau 303  Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008  tentang Pelayaran  jo pasal  359 KUHPidana.

Ke-4 orang tersangka yaitu  Poltak Sori Tua  Sagala alias Pak Yos(43),Golva Fran Putra (29) PNS Dishub Samosir, Karnilan Sitanggang(35) karyawan honorer Dishub Samosir dan  Rihard Sitanggang(50) PNS Dishub Samosir."Berkasnya diterima kejaksaan dari penyidik Poldasu sejak 29 Juni 2018 lalu",katanya.(BR1/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Mau Rebut Senpi Polisi, Pelaku Curanmor Tewas Ditembak
Berkomplot dengan Napi, Remaja 17 Tahun Selundupkan Ekstasi Asal Perancis
Pengedar Sabu Ditangkap Polisi dari Kamar Kos
Polda Sumut Tangkap Bandar Judi Online
Sergai Miliki 449 PAUD dengan 3.772 Murid
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU